Dua Korban Tenggelam di Sungai Danau Ditemukan, SAR Ditutup

  • 15 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanah Bumbu - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, resmi ditutup. Hal ini setelah seluruh korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

Korban diketahui berinisial K (12) dan M (11), warga Kecamatan Satui. Keduanya dilaporkan tenggelam pada Jumat 13 Juni 2026., sehingga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin langsung mengerahkan personel dan peralatan SAR ke lokasi kejadian.

Selama tiga hari operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan melakukan berbagai upaya pencarian. Mulai dari penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet, pemantauan di sepanjang bantaran sungai, hingga penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai.

Korban terakhir akhirnya ditemukan pada Senin 15 Juni sekitar pukul 06.05 WITA. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Satui untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian melaksanakan debriefing penutupan operasi pada pukul 06.50 WITA sebelum kembali ke satuan masing-masing.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian.

“Alhamdulillah seluruh korban telah berhasil ditemukan sehingga operasi SAR dapat kami tutup. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras selama pelaksanaan operasi,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan Rescue Unit Siaga SAR Batulicin, Polsek Satui, Polairud Satui, Koramil Satui, BPBD Tanah Bumbu, ERT PT Jhonlin. Kemud8an ada Damkar Tanah Bumbu, RPKS Tanah Bumbu, ERT BIB, ERT Arutmin, Relawan PJKR, serta masyarakat setempat.

I Putu Sudayana juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai. Maupun perairan terbuka guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....