Tiga Hari Operasi, Tim SAR Hentikan Pencarian Wanita Tenggelam di Sungai Pinang
- 12 Jun 2026 13:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjar - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar resmi dihentikan pada Kamis, 11 Juni 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur SAR gabungan serta pihak keluarga korban.
Korban yang diketahui bernama Nurhasanah berusia 50 tahun ini dilaporkan hilang sejak Minggu, 7 Juni lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Korban diduga kuat terpeleset kemudian jatuh dan tenggelam ke dalam aliran sungai saat mencari rebung di sekitar pinggiran sungai tersebut.
Tim SAR gabungan sendiri baru menerima laporan resmi terkait hilangnya korban dari Kepala Lingkungan Desa Rantau Nangka, Salmani, pada Selasa, 9 Juni lalu. Usai menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan penyisiran namun hingga hari ketiga operasi, keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
Melalui evaluasi bersama diputuskan bahwa operasi pencarian dihentikan dan beralih ke tahapan pemantauan berkala. Jika nantinya ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang aliran sungai, maka operasi SAR akan dibuka kembali.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa seluruh tahapan dan upaya pencarian di lapangan telah dilaksanakan secara maksimal. Operasi pun telah dilakukan sesuai dengan prosedur operasi SAR.
"Selama tiga hari pelaksanaan operasi, tim telah melakukan berbagai metode pencarian di perairan. Berdasarkan evaluasi dan kesepakatan bersama, operasi SAR resmi dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan," ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis, 11 Juni 2026.
I Putu Sudayana juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel, potensi SAR, serta elemen masyarakat yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini. Di sisi lain, warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk selalu waspada saat melakukan aktivitas di titik-titik rawan.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan. Aktivitas di sekitar sungai dengan kondisi arus yang deras dan berpotensi membahayakan perlu menjadi perhatian bersama," ucapnya mengingatkan.
Operasi SAR ini sendiri melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin serta Unit Siaga SAR Tapin. Pergerakan di lapangan juga didukung oleh personel Polsek Sungai Pinang, BPBD Tapin, relawan TRT Tapin, serta bantuan dari pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....