Kenaikan Harga Pertamax Picu Antrean Pertalite di Banjarmasin

  • 10 Jun 2026 11:21 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026. Penyesuaian harga tersebut dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga untuk produk BBM non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan ketentuan terbaru, harga Pertamax (RON 92) baik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan kenaikan harga tersebut turut dirasakan masyarakat di Kota Banjarmasin. Sejumlah pengendara dilaporkan beralih membeli BBM jenis Pertalite sehingga berdampak peningkatan antrean di sejumlah SPBU.

Pedagang eceran BBM di Banjarmasin, Musri, mengatakan kondisi antrean Kendaraan di jalur Perlaite terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasnya. Menurutnya, situasi ini diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga Pertamax yang cukup signifikan

“Sejak pagi antrean di jalur Pertalite sudah cukup panjang. Mungkin salah satu penyebabnya karena kenaikan harga Pertamax sehingga banyak masyarakat yang beralih ke Pertalite,” ujarnya

Ia mengaku kondisi ini juga berdampak pada usaha penjualan eceran yang dijalankannya. Dalam menjalankan usaha, dirinya harus menyesuaikan pengeluaran dan modal usaha agar tetap dapat memperoleh keuntungan meski tidak terlalu besar.

“Saya harap kondisi distribusi dan penyesuaian harga BBM dapat segera berjalan stabil sehingga masyarakat lebih nyaman saat membeli BBM. Saya harap pemerintah dan pihak terkait dapat memperhatikan dampak kenaikan harga BBM terhadap pelaku usaha kecil seperti kami ini,” ucapnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....