Hutang dan Gaya Hidup Konsumtif Menurut Ajaran Islam

  • 06 Jun 2026 20:10 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah perkembangan gaya hidup yang pesat dan modern penggunaan kredit dan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginan semakin meningkat,fenomena ini menjadi perhatian karena tidak sedikit masyarakat yang terjebak dalam hutang akibat pola hidup konsumtif dan kurangnya pengelolaan keuangan yang baik dan bijak.

Menurut ajaran Islam hutang diperbolehkan sebagai bentuk tolong menolong untuk sesama dalam kondisi yang membutuhkan,namun Islam mengingatkan umatnya agar tidak menjadikan hutang sebagai kebiasaan terutama untuk memenuhi keinginan yang tidak mendesak.Karena hutang merupakan amanah yang wajib dilunasi dan akan dimintai pertanggungjawaban di Akhirat kelak.

" Gaya hidup yang terlalu mengejar kemewahan dapat mendorong seseorang dapat tergiur mengambil hutang tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar,akibatnya akan muncul berbagai masalah seperti tekanan ekonomi dan konflik keluarga hingga hilangnya ketenangan hidup," ucap Ustadzah Fatrawati dalam acara Kuliah Subuh Pro1 RRI Banjarmasin,Sabtu 6 Juni 2026.

Dijelaskan bahwa Islam juga mengajarkan pentingnya hidup sederhana dan menghindari sikap berlebihan,Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an bahwa umat manusia tidak boleh berlebih lebihan dalam menggunakan harta karena sikap tersebut termasuk perbuatan yang tidak disukai.Prinsip kesederhanaan ini menjadi pedoman agar seseorang mampu mengelola penghasilannya sesuai kebutuhan dan terhindar dari beban hutang.

Dalam perspektif Islam pengelolaan keuangan yang baik dilakukan dengan mendahulukan kebutuhan pokok diantaranya menabung dan bersedekah serta menghindari pemborosan,jika terpaksa berhutang maka seseorang dianjurkan memiliki niat yang kuat untuk melunasi dan membuat perencanaan keuangan yang matang.

Masyarakat Muslim diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam mengatur keuangan dan gaya hidup,dengan hidup sederhana dengan bersyukur atas rezeki yang dimiliki,serta berhati-hati dalam berhutang diharapkan tercipta kehidupan yang lebih tenang,sejahtera, dan penuh keberkahan.

Islam tidak melarang untuk berhutang akan tetapi mengajarkan tanggung jawab dalam mengelolanya,karena gaya hidup yang sederhana dan sesuai kemampuan merupakan kunci untuk menghindari jeratan hutang serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan dunia dan tujuan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....