Makna KAWIN untuk Membentuk Pribadi Muslim

  • 04 Jun 2026 08:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Siaran Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin menghadirkan Penyuluh Agama Islam, Ustaz H. Ahmad Syaifullah, S.Th.I., S.Pd.I., pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat tema unik bertajuk “KAWIN” yang bukan membahas pernikahan, melainkan akronim berisi pesan-pesan keagamaan untuk membentuk pribadi Muslim yang lebih baik.

Tema tersebut dipilih agar mudah diingat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperbaiki diri setelah momentum Iduladha. Melalui lima huruf dalam kata KAWIN, pendengar diajak mengevaluasi kehidupan sehari-hari serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Ustaz Syaifullah menjelaskan bahwa huruf K dalam KAWIN berarti Kurangi Maksiat. Menurutnya, manusia tidak luput dari kesalahan sehingga setiap Muslim perlu berupaya mengurangi perbuatan yang dilarang agama dan memperbanyak tobat kepada Allah Swt.

"Kita ini manusia tempatnya salah dan khilaf. Karena itu Allah memerintahkan kita untuk bertobat dan mengurangi kemaksiatan agar hidup lebih tenang serta memperoleh keberuntungan dunia dan akhirat," ujarnya.

Huruf A dimaknai sebagai Amal Saleh Ditingkatkan. Ia mengingatkan bahwa kehidupan seorang Muslim harus dipenuhi berbagai kebaikan melalui ibadah, sedekah, membantu sesama, maupun aktivitas positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan.

Sementara itu, huruf W berarti Waspada. Menurutnya, umat Islam perlu waspada terhadap berbagai tantangan zaman, mulai dari pengaruh negatif media sosial, informasi yang belum jelas kebenarannya, hingga berbagai penyakit sosial yang dapat merusak akhlak dan keimanan.

"Zaman sekarang banyak hal yang harus diwaspadai. Bukan hanya musibah dan bencana, tetapi juga berbagai pengaruh yang dapat menjauhkan manusia dari nilai-nilai agama," katanya.

Selanjutnya, huruf I dimaknai sebagai Istiqamah. Ustaz Syaifullah menegaskan bahwa konsistensi dalam menjalankan ibadah dan kebaikan merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah Swt.

Menurutnya, istiqamah menjadi kunci agar seseorang tetap berada di jalan yang benar meskipun menghadapi berbagai ujian kehidupan. Sikap tersebut juga menjadi bekal penting untuk menjaga kualitas keimanan dalam jangka panjang.

"Orang yang istiqamah dalam kebaikan memiliki kedudukan yang sangat mulia. Karena itu, teruslah menjaga konsistensi beribadah dan jangan mudah menyerah meskipun menghadapi berbagai ujian," ucapnya.

Adapun huruf N berarti Niatkan Karena Allah. Ia menjelaskan bahwa setiap amal yang dilakukan hendaknya dilandasi niat yang ikhlas agar bernilai ibadah dan terhindar dari sifat ria atau keinginan untuk dipuji manusia.

Menurutnya, niat yang benar akan menjadi fondasi bagi seluruh amal kebaikan yang dikerjakan seseorang. Dengan niat yang lurus, setiap aktivitas dapat bernilai ibadah di sisi Allah Swt.

Melalui tema KAWIN, Ustaz Syaifullah mengajak masyarakat menjadikan kehidupan sehari-hari sebagai sarana memperbaiki diri. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengurangi maksiat, meningkatkan amal saleh, waspada terhadap godaan zaman, menjaga istiqamah, serta meluruskan niat semata-mata karena Allah Swt.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....