Pelatihan Sambal Banua Dukung Pemberdayaan Perempuan Buka Peluang UMKM di Banjar

  • 31 Mei 2026 21:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjar - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Sosial dan Workshop Sambal Banua bertajuk “Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern” bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang digelar di Aula Kecamatan Gambut, Jumat, 29 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar ini bertujuan memberikan keterampilan pengolahan dan pengemasan produk sambal khas Banua kepada perempuan penerima manfaat. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu membangun usaha mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Pelatihan diikuti sebanyak 10 peserta yang berasal dari Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut. Para peserta merupakan perempuan yang masuk dalam kategori Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Tuna Sosial dan Napza, Rohana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi sosial yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga penguatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan skill keterampilan kewirausahaan para peserta pelatihan serta mendorong lahirnya UMKM baru yang mampu membantu peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Rohana.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang usaha kuliner dan pengolahan makanan, yakni Hj. Sampurnawati, SE., MM selaku Owner Sambal Lalapan Banjar H. Udin dan Norhafizah Putri, SE., MM selaku Owner Myza Snack. Keduanya memberikan materi terkait teknik pengolahan sambal, pengemasan produk, strategi pemasaran, hingga pengembangan usaha rumahan agar mampu bersaing di pasar modern.

Selain menerima materi dan praktik langsung, peserta juga mendapatkan bantuan stimulan berupa peralatan memasak. Bantuan tersebut nantinya dapat digunakan untuk menunjang usaha peserta setelah pelatihan selesai.

Panitia pelaksana menegaskan bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta. Bantuan itu juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan usaha yang dijalankan para penerima manfaat.

Ke depan, pihak penyelenggara akan melakukan monitoring untuk mengetahui perkembangan serta keberhasilan hasil pelatihan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi program pemberdayaan yang telah dilaksanakan.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dukungan datang dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TKSK Kecamatan Gambut, narasumber, hingga masyarakat setempat.

Melalui pelatihan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap para peserta mampu mengembangkan potensi lokal menjadi peluang usaha produktif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi perempuan dan keluarga di Kabupaten Banjar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....