Guru Besar UIN Antasari: Kurban Gerakkan Ekonomi Masyarakat

  • 25 Mei 2026 06:55 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kurban membantu pemerataan daging bagi masyarakat prasejahtera
  • Distribusi daging kurban mendukung pemenuhan gizi masyarakat rentan
  • Perdagangan hewan kurban turut menggerakkan ekonomi rakyat

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ibadah kurban dinilai memiliki dampak besar dalam memperkuat kepedulian sosial dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan Guru Besar UIN Antasari, Prof. Dr. H. Jalaluddin, M.Hum dalam Kuliah Subuh di RRI Pro1 Banjarmasin, Senin 25 Mei 2026.

Ia menjelaskan, distribusi daging kurban menjadi bentuk nyata pemerataan kebahagiaan kepada masyarakat prasejahtera. Momentum Idul Adha juga membantu keluarga kurang mampu memperoleh asupan protein hewani yang jarang mereka nikmati.

“Harta yang dimiliki seseorang juga mengandung hak orang lain di dalamnya. Kurban mengajarkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama,” katanya.

Menurut Prof. Jalaluddin, pembagian daging kurban yang tepat sasaran dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat rentan seperti anak yatim, balita, dan keluarga dhuafa. Sistem distribusi yang baik membuat manfaat kurban terasa lebih luas.

“Bagi sebagian masyarakat miskin, daging kurban adalah makanan bergizi yang hanya bisa dinikmati saat Iduladha. Karena itu, kurban juga memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar," katanya.

Ia menambahkan, ekosistem kurban juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak kecil dan pelaku usaha rakyat. Menjelang Iduladha, perputaran ekonomi dari penjualan hewan kurban meningkat cukup signifikan.

“Kurban bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan. Jika dikelola dengan baik, kurban mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat," ucap Prof. Jalaluddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....