Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim di Momentum Iduladha

  • 24 Mei 2026 12:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam kembali diingatkan pada keteladanan keluarga Nabi Ibrahim as yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah haji dan kurban. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Hj. Iffah Iqbal, S.Ag., M.H dalam acara Hikmah Subuh, Minggu, 24 Mei 2026 di RRI Pro4 Banjarmasin.

Menurutnya, Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban semata. Namun, juga menjadi momentum untuk meneladani keluarga Nabi Ibrahim as dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Swt.

Nabi Ibrahim as dikenal sebagai sosok yang teguh dan bijaksana dalam melaksanakan perintah Allah. Keteladanan itu terlihat ketika beliau meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail as di lembah tandus Makkah atas perintah Allah Swt.

“Nabi Ibrahim telah mengajarkan kepada kita bahwa seorang mukmin harus mendahulukan perintah Allah Swt,” ujar Ustazah Hj. Iffah Iqbal. “Meskipun terkadang terasa berat jika diukur secara manusiawi.”

Ia menjelaskan, keteladanan keluarga Nabi Ibrahim as juga terlihat dari sosok Siti Hajar yang menunjukkan keteguhan hati saat menghadapi ujian kehidupan di padang pasir. Menurutnya, usaha Siti Hajar berlari antara Bukit Safa dan Marwah menjadi simbol penting bahwa umat Islam harus terus berikhtiar dan tidak mudah berputus asa.

Kisah Nabi Ismail as juga menjadi teladan tentang anak saleh yang taat kepada orang tua dan Allah Swt. Ketaatan Nabi Ismail as menunjukkan pentingnya membangun karakter anak yang beriman, sabar, serta berbakti kepada orang tua.

Peristiwa ketika Nabi Ibrahim as menerima perintah melalui mimpi untuk menyembelih Nabi Ismail as menjadi awal dari syariat kurban dalam Islam. Pada saat itulah, Mereka menunjukkan keikhlasan luar biasa dalam menjalankan perintah Allah tanpa keraguan.

Dari keikhlasan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as tersebut, Allah Swt kemudian menggantikan Nabi Ismail dengan seekor hewan sembelihan. Peristiwa itu selanjutnya menjadi dasar disyariatkannya kurban pada Hari Raya Iduladha.

“Keluarga Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa keluarga yang kuat dibangun dengan iman, pengorbanan, dan saling mendukung dalam kebaikan,” kata Ustazah Hj. Iffah Iqbal. “Kuncinya adalah usaha, doa, dan tawakal.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....