Duta Genre Ajak Remaja Aktif Terlibat dalam Pembangunan
- 24 Mei 2026 08:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Suasana berbeda hadir dalam siaran Pandiran Baisukan Madihin Bahabar (MaBar) Pro 4 RRI Banjarmasin, Kamis, 21 Mei 2026. Untuk pertama kalinya, program yang biasanya dipandu duet Madihin Milenial itu hanya dibawakan sendiri oleh lantaran rekannya, Syahril, berhalangan hadir karena kesibukan mendadak.
Meski tampil seorang diri sebagai host sekaligus pemadihinan, Arif tetap berhasil menghidupkan suasana siaran dengan Madihin khas Banjar, dan dialog interaktif bersama Duta Genre Kota Banjarbaru 2026 Muhammad Amin Adietya atau yang akrab disapa Adit. Dalam kesempatan itu, mereka mengangkat tema “Meaningful Youth Participation” atau partisipasi remaja yang bermakna.
Arif membuka siaran dengan madihin bernuansa santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Banjar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pendengar karena siaran MaBar kali ini tidak tampil lengkap seperti biasanya.
“Walaupun sebagai host ulun sendirian, ternyata hari ini saya tidak sendirian karena kita kedatangan tamu luar biasa,” ujar Arif saat menyapa pendengar Pro 4 RRI Banjarmasin.
Sementara itu, Adit menjelaskan, Meaningful Youth Participation (MYP) merupakan keterlibatan remaja secara nyata dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan pembangunan daerah. Menurutnya, remaja tidak hanya sekadar hadir dalam forum atau kegiatan formalitas, tetapi juga perlu dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi.
“Kalau yang merasakan hasil pembangunan itu remaja, maka suara remaja juga harus benar-benar didengar,” katanya.
Ia mencontohkan, pembangunan fasilitas publik seperti taman kreatif, ruang baca, maupun sarana olahraga seharusnya melibatkan perspektif anak muda agar fasilitas tersebut benar-benar sesuai kebutuhan pengguna. Menurutnya, partisipasi bermakna juga dapat dilakukan melalui media sosial, komunitas, hingga aktivitas sederhana yang menyuarakan kepentingan generasi muda.
Dalam siaran itu, Adit turut memperkenalkan peran Duta Genre sebagai wadah pembinaan remaja yang digagas BKKBN. Selain fokus pada edukasi kesehatan reproduksi dan life skills, Duta Genre juga aktif melakukan sosialisasi melalui Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Arif menilai, keterlibatan anak muda menjadi penting dalam menghadapi tantangan menuju generasi emas Indonesia. Ia berharap remaja Banjar tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu aktif menyampaikan gagasan dan ikut berkontribusi di lingkungan masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....