Pawning BSI Balikpapan Lampaui Target Pembiayaan Mei 2026
- 22 Mei 2026 16:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Bank Syariah Indonesia Area Balikpapan mencatat kinerja positif pada segmen pawning atau gadai emas sepanjang Mei 2026. Hingga 20 Mei 2026, outstanding pawning mencapai Rp1,04 triliun atau 108,37 persen dari target posisi Mei 2026.
Capaian tersebut menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan pembiayaan BSI Area Balikpapan. Secara year to date, segmen pawning tumbuh sebesar Rp228,88 miliar dengan selisih positif sekitar Rp80,57 miliar dari target Mei sebesar Rp962,53 miliar.
Secara keseluruhan, total pembiayaan Bank Syariah Indonesia Area Balikpapan per 20 Mei 2026 mencapai Rp6,02 triliun. Nilai tersebut setara 97,26 persen dari target posisi Mei 2026 sebesar Rp6,19 triliun.
Selain pawning, pembiayaan juga didukung segmen consumer sebesar Rp2,83 triliun, SME Rp1,68 triliun, dan mikro Rp461,81 miliar. Namun, pawning menjadi segmen paling menonjol karena berhasil melampaui target bulanan yang telah ditetapkan.
Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, mengatakan pertumbuhan pawning menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Menurutnya, gadai emas kini semakin dipercaya sebagai solusi keuangan yang aman dan cepat.
“Pertumbuhan pawning di Area Balikpapan menjadi sinyal positif bahwa masyarakat semakin percaya terhadap layanan gadai emas BSI. Produk ini tidak hanya menjadi solusi likuiditas jangka pendek, tetapi juga bagian dari ekosistem emas syariah yang semakin relevan bagi kebutuhan masyarakat modern,” ujar Sefudin, Jumat 22 Mei 2026.
Ia menambahkan, layanan gadai emas memiliki karakter yang dekat dengan kebutuhan masyarakat untuk berbagai keperluan produktif maupun konsumtif. Dengan prinsip syariah, layanan tersebut juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi nasabah.
Sefudin menegaskan Bank Syariah Indonesia RO IX Kalimantan akan terus memperkuat edukasi dan akses produk emas syariah kepada masyarakat. “Kami ingin masyarakat melihat emas bukan hanya sebagai aset simpanan, tetapi juga sebagai instrumen keuangan yang dapat dikelola secara produktif, aman, dan sesuai prinsip syariah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....