Waspada “Silent Killer”! PERNEFRI Kalsel Gelar Cek Darah dan Deteksi Gagal Ginjal
- 22 Mei 2026 15:01 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2026 di Kota Banjarmasin bakal dibuat berbeda. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi yang dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Koordinator Wilayah Kalimantan Selatan menggelar berbagai kegiatan edukatif dan promotif kesehatan di Balai Kota, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipastikan terbuka untuk masyarakat umum dengan rangkaian acara. Mulai dari senam sehat, jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan hingga pembagian doorprize menarik.
Ketua PERNEFRI Kalimantan Selatan, Mohammad Rudiansyah mengatakan, kegiatan ini sengaja difokuskan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi dan penyakit penyerta lainnya. “Dari kegiatan PERNEFRI Kalimantan Selatan dalam rangka World Hypertension Day mengadakan acara. Seperti senam sehat, cek kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Tak hanya sekadar sosialisasi, masyarakat juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma di lokasi kegiatan. Menurut Rudiansyah, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan screening kesehatan masyarakat secara luas, mengingat hipertensi kerap tidak disadari penderitanya hingga memicu komplikasi serius.
“Nanti ada pemeriksaan tekanan darah karena hipertensi, terus kita cek gula darah dan kolesterol gratis juga di tempat. Target kita memang masyarakat untuk screening kesehatan,” ucapnya, menambahkan.
Ia menegaskan, hipertensi bukan penyakit sepele, mengingat tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat memicu berbagai penyakit berbahaya seperti stroke, gangguan jantung hingga gagal ginjal. Rudiansyah juga mengingatkan pentingnya disiplin mengontrol tekanan darah dan rutin mengonsumsi obat bagi penderita hipertensi agar komplikasi tidak semakin parah.
“Harapannya masyarakat lebih sadar tentang bagaimana sebenarnya darah tinggi. Pentingnya pemeriksaan darah tinggi, obat-obatannya bagaimana cara minumnya, kenapa harus rutin. Jadi masyarakat lebih paham,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....