Gen Z Banjarmasin Prioritaskan Ibadah dan Kebersamaan jelang Iduladha 1447 H

  • 22 Mei 2026 10:59 WIB
  •  Banjarmasin

RRI CO.ID, Banjarmasin - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut momen keagamaan yang identik dengan nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan keluarga. Tidak hanya menyiapkan kebutuhan fisik, sebagian generasi muda juga mulai memaknai Iduladha sebagai waktu untuk memperkuat kualitas ibadah dan refleksi diri di tengah aktivitas sehari-hari.

Bagi kalangan Gen Z Banjarmasin, persiapan Iduladha tidak lagi sebatas kebutuhan perayaan, tetapi juga menyangkut kesiapan mental, spiritual, dan sosial. Momentum ini dipandang sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui semangat berbagi dan pelaksanaan kurban.

“Secara pribadi, saya berusaha meningkatkan kualitas ibadah, muhasabah diri, dan memaknai kembali nilai keikhlasan serta pengorbanan sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Selain itu, persiapan busana yang sopan untuk Salat Iduladha juga menjadi perhatian,” ujar Husna Khaira, warga Jalan HKSN, saat berbagi pandangan mengenai persiapan Iduladha, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, selain meningkatkan kualitas spiritual, persiapan fisik dan kesehatan juga menjadi perhatian. Menjaga kondisi tubuh dipandang penting agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan Iduladha, mulai dari salat Id hingga aktivitas sosial dan pembagian daging kurban bersama masyarakat.

"Menjelang Iduladha, persiapan utama yang saya prioritaskan adalah kesiapan hati dan fisik. Saya memaknai Iduladha sebagai momentum membersihkan hati, memperbanyak istighfar, serta belajar ikhlas menerima ketentuan Allah. Secara fisik, saya juga menjaga kesehatan agar bisa berpartisipasi penuh saat pelaksanaan kurban,” kata Meylinda Syafina, warga Jalan Belitung.

Di tengah perkembangan teknologi dan kesibukan sehari-hari, generasi muda juga berupaya menjaga suasana Iduladha tetap hangat dan bermakna dengan memanfaatkan media digital secara positif. Menurutnya, dokumentasi kegiatan kurban, konten edukasi tentang makna Iduladha, hingga momen kebersamaan keluarga menjadi cara untuk menyebarkan semangat kebajikan kepada lingkungan sekitar.

“Sebagai Gen Z, saya ingin suasana Iduladha tetap terasa hangat dengan memanfaatkan media digital untuk menyebarkan semangat Iduladha, seperti membagikan dokumentasi kegiatan kurban atau konten edukasi. Selain itu, momen memasak bersama keluarga juga menjadi ajang silaturahmi agar nilai kebersamaan dan rasa syukur tetap terjaga,” ucapnya menambahkan.

Melalui persiapan lahir dan batin tersebut, Iduladha 1447 Hijriah diharapkan tidak saja menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat keikhlasan, mempererat hubungan keluarga, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Harapan terbesar yang disampaikan para narasumber adalah agar seluruh amal ibadah diterima serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....