Harga Oli Naik, Bengkel di Banjarmasin Sesuaikan Tarif
- 19 Mei 2026 20:51 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID Banjarmasin - Harga pelumas atau oli di pasaran Banjarmasin mengalami kenaikan yang signifikan. Kondisi ini turut berdampak pada operasional sejumlah bengkel yang terpaksa harus menyesuaikan harga pelayanan kepada konsumen.
Seperti di bengkel milik Aminah, harga oli di tingkat distributor yang sebelumnya hanya berkisar Rp43.000 kini melonjak hingga Rp57.000 per kemasan. Menurutnya, kenaikan harga ini mulai terasa sejak naiknya harga sejumlah komoditas lain di pasaran.
"Dari kemarin pas harga plastik mulai naik. Kemungkinan juga karena BBM kan ada yang naik juga," katanya, Selasa, 19 Mei 2026.
Kondisi tersebut turut diperparah dengan tersendatnya pasokan bahan bakar pelumas dari pihak agen. Aminah mengaku imbas dari hal tersebut membuat stok oli di bengkelnya sempat mengalami kekosongan.
"Hari ini tadi kita cari yang jual oli susah. Biasanya ada saja yang jual," ucapnya.
Dampak dari lonjakan harga pelumas kendaraan ini ternyata tidak hanya dikeluhkan oleh para pemilik bengkel. Sejumlah pengendara juga mulai merasakan langsung dampaknya bagi pengeluaran mereka.
Eka, salah seorang pelanggan di bengkel Aminah, mengungkapkan rasa khawatirnya terhadap kenaikan harga yang sedang terjadi. Ia khawatir kenaikan tarif perawatan ini akan merembet pada komponen atau suku cadang motor lainnya.
"Takutnya merambat ke harga lain. Apalagi kan kalau harganya naik tidak sesuai pendapatan kita," katanya.
Saat ini masyarakat berharap kondisi harga pelumas kendaraan di pasaran dapat kembali stabil dan normal seperti semula. Apalagi saat ini beban ekonomi warga sudah cukup tinggi akibat banyaknya komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....