Kenaikan Harga Sembako Pengaruhi Daya Beli Masyarakat di Banjarmasin
- 18 Mei 2026 21:50 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di Pasar Semtra Antasari Banjarmasin. Meski kenaikan yang terjadi tidak terlalu signifikan, hal ini mempengaruhi daya beli masyarakat dan penjualan pedagang.
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok. Dampaknya terlihat pada meningkatnya biaya distribusi, modal usaha, hingga harga jual sejumlah komoditas di pasaran.
| Baca juga: Mengejutkan Harga Gula Pasir Naik Level |
Kondisi ini tidak hanya dirasakan pedagang dari sisi peningkatan modal usaha, tetapi juga menurunya jumlah pembeli. Masyarakat cenderung lebih bijak dan mengutamakanpemvelian kebutuhan pokok sesuai kemampuan ekonomi.
Admin Toko Adi Ntalo, Nita, mengatakan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok membuat daya beli masyrakat mengalami penurunan. Kondisi ini turut berdampak terhadap pendapatan pedagangan yang kini tidak seramai sebelumnya.
“Kayaknya ada yang standar ada yang turun, soalnya barang serba naik, sedangkan orang belanja tuh kayak kurang karena apa-apa serba naik. Mungkin orang mengurangi belanja, jadi pendapatan penjualan agak menipis membeli sesuai keperluan aja,” ujarnya
Ia menilai masyarakat saat ini lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran dengan membeli barang berdasarkan kebutuhan utama. Hal ini membuat transasksi jual beli di pasar mengalami perlambatan dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Adapun sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula, hingga telur puyuh mengalami kenaikan harga meski tidak terlalu besar. Kami harap kondisi ekonomi kembali stabil agar daya beli masyarakat meningkat dan perdagangan di pasar kembali normal,” ucapnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....