Banjarmasin Kota Toleran, Wali Kota Sambut Gerakan Lintas Iman
- 16 Mei 2026 17:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menerima audiensi Komunitas Literasi Umat Beragama (KLUB) Kota Banjarmasin di Rumah Dinas Wali Kota Banjarmasin, Sabtu siang, 16 Mei 2026. Pertemuan itu menjadi momentum penguatan gerakan toleransi lintas iman di Kota Seribu Sungai.
Dalam audiensi tersebut, Yamin didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listiani serta Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin. Pertemuan membahas pembentukan kepengurusan KLUB Kota Banjarmasin masa bakti 2025–2026 sekaligus memperkuat program literasi lintas agama dan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Yamin menegaskan pentingnya menjaga ruang kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Banjarmasin. Menurutnya, toleransi tidak cukup hanya menjadi jargon, melainkan harus diwujudkan melalui gerakan nyata yang menyentuh masyarakat hingga generasi muda.
“Banjarmasin ini milik bersama. Perbedaan jangan dijadikan sekat, justru harus menjadi kekuatan untuk membangun kota yang damai dan harmonis,” ujar Yamin.
Ia juga mengapresiasi kehadiran KLUB sebagai wadah yang dinilai mampu mempererat hubungan lintas agama melalui pendekatan literasi dan dialog terbuka. “Kami mendukung penuh gerakan yang memperkuat kerukunan umat. Literasi keagamaan penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang memecah belah,” ucapnya.
KLUB Kota Banjarmasin sendiri hadir sebagai wadah kolaborasi lintas iman yang berfokus pada penguatan toleransi aktif, peningkatan literasi keagamaan, serta wawasan kebangsaan. Komunitas ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Pengembangan Model Toleransi Pro-Eksistensi Berbasis Komunitas dan visi besar “Banjarmasin Kota Toleran”.
Dalam pemaparannya, jajaran pengurus KLUB menyampaikan sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan selama masa kepengurusan mendatang. Mulai dari dialog kerukunan umat beragama, silaturahmi lintas iman berbasis rumah ibadah, penguatan literasi umat beragama, hingga pelibatan generasi muda dalam kegiatan toleransi dan kebangsaan.
Pengurus KLUB menilai keterlibatan anak muda menjadi kunci penting untuk menjaga iklim kerukunan di tengah derasnya arus informasi dan potensi polarisasi sosial di era digital.
“Kami ingin toleransi tidak hanya berhenti di seremoni. Harus ada ruang perjumpaan, ruang dialog, dan ruang belajar bersama antarumat beragama,” ujar salah satu pengurus KLUB dalam audiensi tersebut.
Pertemuan itu pun diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas lintas agama. Tujuannya demi menjaga stabilitas sosial serta memperkokoh wajah Banjarmasin sebagai kota yang terbuka, damai, dan menjunjung tinggi keberagaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....