Sebar Pasar Murah Tekan Lonjakan Harga dan Inflasi di Banjarmasin
- 13 Mei 2026 12:58 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di tengah lonjakan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, Pemko Banjarmasin kembali menggelar pasar murah. Sedari pagi, ratusan warga memadati halaman Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh, sambil membawa tas belanja untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, Rabu, 13 Mei 2026.
Diketahui, kondisi harga cabai, beras, minyak goreng hingga gula pasir di pasaran terus merangkak naik. Pasar murah dinilai menjadi “napas tambahan” bagi warga kecil yang mulai tertekan, terlebih menjelang Hari Raya Iduladha.
Terlebih saat ini juga terjadi inflasi daerah pada April 2026 mencapai 3,62 persen. Pemerintah pun bergerak cepat dengan menggandeng Perum Bulog untuk memperluas pasar murah hingga menyasar lima kecamatan dan 52 kelurahan di Kota Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin, H. M Yamin HR menegaskan pengendalian inflasi tidak cukup hanya dibahas dalam rapat atau angka statistik semata. Menurutnya, pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat melalui intervensi nyata.
“Ketika harga mulai naik menjelang hari besar keagamaan, masyarakat kecil menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya. Karena itu pemerintah harus hadir melalui pasar murah bersubsidi agar kebutuhan pokok tetap bisa dijangkau,” ujar Yamin saat membuka kegiatan.
Di sela kegiatan, Yamin tampak turun langsung menyapa warga yang mengantre sejak pagi. Ia menanyakan kondisi harga pangan hingga manfaat pasar murah bagi masyarakat. Respons warga pun nyaris seragam, mereka berharap kegiatan seperti itu bisa lebih sering digelar.
Lonjakan antusiasme warga itu sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan pokok mulai benar-benar dirasakan masyarakat bawah. Pemerintah daerah pun diminta tidak lengah menjaga stabilitas harga pangan.
“Kita meminta seluruh perangkat daerah terkait memperkuat pengawasan. Mulai dari distribusi, pemantauan harga pasar, hingga koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha agar pasokan tetap aman dan tidak dimanfaatkan oknum tertentu,” ucapnya.
Tak hanya fokus pada solusi jangka pendek, Pemko Banjarmasin juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang. Salah satunya dengan rencana pembagian bibit cabai kepada masyarakat agar warga bisa menanam sendiri di rumah dan tidak sepenuhnya bergantung pada harga pasar.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi juga punya solusi jangka panjang. Karena cabai sering mengalami kenaikan harga, nanti akan kami bagikan bibit cabai agar warga bisa menanam sendiri di rumah,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....