Dari Mati Suri, Bank Sampah Sekumpul Kembali Berkembang

  • 07 Mei 2026 19:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bank Sampah Sekumpul Martapura telah berdiri sejak 2012 sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, pada awal perjalanannya kegiatan bank sampah tersebut belum berjalan optimal dan belum banyak dikenal masyarakat.

Kondisi tersebut masih terjadi hingga sekitar 2015–2016. Saat itu, keberadaan Bank Sampah Sekumpul bahkan belum diketahui oleh sebagian besar warga sekitar.

Direktur Bank Sampah Sekumpul Martapura, Dewi Heldayati, mengatakan dirinya mulai bergabung pada 2020. Ia menyebut kondisi bank sampah saat itu berada dalam keadaan mati suri.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Green Radio di RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 2 Mei 2026. Menurutnya, tantangan terbesar saat itu adalah membangun kembali kepercayaan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

“Menghidupkan bank sampah ini tentu tidak mudah,” ujarnya. “Kami terus berupaya mempertahankan dan memperjuangkannya melalui media sosial hingga turun langsung ke masyarakat.”

Ia menjelaskan, bank sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga mendorong sistem pemilahan, penabungan, dan pemanfaatan kembali sampah. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memperoleh manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi.

“Banyak tantangan yang kami hadapi dalam perjalanan ini,” ujarnya. “Namun, bank sampah tidak mungkin berjalan tanpa adanya peran penting dari masyarakat.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....