Sapi dari NTT Mulai Masuk Banjarmasin, Harga Kurban Naik jelang Iduladha
- 07 Mei 2026 15:13 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Stok hewan kurban jelang Hari Raya Iduladha 1447 hijriah di Banjarmasin mulai berdatangan. Ratusan sapi dari luar daerah berdatangan ke Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala UPTD RPH Basirih, Annang Dwijatmiko mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah menerima sekitar 330 ekor sapi asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh hewan yang datang langsung menjalani pemeriksaan kesehatan ketat.
“Kami sudah menerima sekitar 330 ekor sapi dari Kupang, NTT. Semua langsung diperiksa kesehatannya dan dipastikan sudah divaksin dari daerah asal untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ujarnya, saat ditemui di RPH Basirih, 07 Mei 2026.

Ia menegaskan, pengawasan dilakukan sejak hewan tiba di kandang penampungan agar tidak ada sapi yang masuk tanpa dokumen kesehatan lengkap. Kedatangan sapi dari luar daerah pun diperkirakan masih terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Iduladha.
“Kedatangan sapi masih akan terus berlangsung sampai mendekati hari H. Kami terus memastikan hewan kurban yang beredar di Banjarmasin benar-benar aman dan sehat,” ujarnya.
Menurut Annang, kebutuhan hewan kurban di Banjarmasin tahun ini diperkirakan relatif sama seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar 2.500 ekor sapi. Namun, masyarakat diprediksi harus merogoh kocek lebih dalam lantaran harga jual mulai merangkak naik.
“Kebutuhan kurban kurang lebih masih sama seperti tahun lalu, sekitar 2.500 ekor. Tapi memang ada kenaikan harga di tingkat pengusaha karena faktor biaya operasional, terutama BBM,” ucapnya.
Kenaikan harga itu juga diakui salah seorang pengusaha sapi kurban, Rasidi Ahmad. Ia menyebut harga sapi tahun ini rata-rata naik sekitar Rp1 juta dibanding tahun lalu, tergantung berat badan dan jenis sapi.
“Ada kenaikan sekitar Rp1 juta per ekor dibanding tahun sebelumnya. Itu tergantung berat badan dan jenis sapinya juga,” ujar Rasidi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....