PUPR Banjarmasin Tancap Koordinasi, Sungai Veteran hingga Pulau Insan Jadi Target

  • 06 Mei 2026 13:15 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Menindaklanjuti instruksi Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung memperkuat koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. Langkah cepat ini diwujudkan melalui rapat koordinasi intensif yang membedah sejumlah program prioritas, mulai dari progres kegiatan NUPReF hingga usulan pembangunan irigasi melalui program Sipuri.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, menegaskan pihaknya bergerak cepat sesuai arahan pimpinan daerah, terutama dalam upaya normalisasi sungai yang selama ini menjadi persoalan krusial. Fokusnya pada penataan Sungai Veteran melalui NUPReF, penguatan irigasi lewat program Sipuri untuk mendukung ketahanan pangan, serta rencana penataan kawasan Pulau Insan di Jalan Jafri Zam-zam

“Ini sesuai instruksi Wali Kota, kami diminta mempercepat koordinasi dan memastikan program strategis berjalan optimal. Fokus kami pada penataan Sungai Veteran melalui NUPReF, penguatan irigasi lewat program Sipuri untuk mendukung ketahanan pangan, serta rencana penataan kawasan Pulau Insan di Jalan Jafri Zamzam,” ujarnya tegas, di sela-sela pertamuan, Rabu, 6 Mei 2026.

Dalam rapat tersebut, penataan Sungai Veteran menjadi sorotan utama yang diharapkan mampu mengembalikan fungsi sungai sekaligus menekan risiko banjir yang kerap menghantui kawasan perkotaan. Tak hanya itu, Pemko Banjarmasin juga mendorong pembangunan jaringan irigasi melalui program Sipuri sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan, terutama di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

Sementara itu, kawasan Pulau Insan di Jalan Jafri Zam-zam turut masuk dalam agenda besar penataan yang dirancang tak hanya lebih estetis, tetapi juga fungsional sebagai ruang publik yang memberi nilai tambah bagi kota. Chandra menegaskan, kunci keberhasilan percepatan pembangunan ini terletak pada sinergi lintas instansi.

“Intinya, kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan BWS Kalimantan III sangat penting agar penanganan normalisasi sungai dan infrastruktur lainnya bisa lebih cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Banjarmasin berharap persoalan klasik seperti banjir dan keterbatasan infrastruktur tak lagi berlarut-larut. Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah besar menuju kota yang lebih tertata, tangguh, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....