Viral Remaja Bersenjata Tajam Teror Warga, Wali Kota Banjarmasin Buka Suara:

  • 06 Mei 2026 06:53 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin — Aksi sekelompok remaja bersenjata tajam yang meresahkan warga Kota Banjarmasin akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, pun memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Banjarmasin atas langkah cepat dan sigap dalam meredam situasi yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

Insiden yang sempat viral di media sosial itu terjadi pada Minggu malam, 3 Mei 2026, menyasar sejumlah titik. Mulai dari kawasan Jembatan Pengambangan, Banua Anyar, hingga Jalan Pangeran Hidayatullah.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Polresta Banjarmasin yang bergerak cepat mengamankan para pelaku. Ini bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga rasa aman warga,” kata Yamin, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, aksi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan masyarakat, tetapi juga mencoreng wajah kota yang tengah berupaya menciptakan lingkungan aman dan kondusif. Ia menilai fenomena remaja membawa senjata tajam bukan lagi kenakalan biasa, melainkan sudah masuk kategori tindakan kriminal yang serius.

“Ini tidak bisa dianggap sepele, membawa senjata tajam dan meresahkan warga adalah tindakan yang harus ditindak tegas. Kita tidak ingin ruang publik kita dikuasai oleh rasa takut,” ujarnya.

Yamin juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mengawasi pergaulan remaja. Ia mengingatkan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkup terkecil, sebelum akhirnya menjadi persoalan besar di tengah masyarakat.

“Kami mengajak orang tua untuk lebih peduli dan aktif mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah hingga melakukan tindakan yang membahayakan,” ucapnya.

Di sisi lain, ia memastikan Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus bersinergi dengan aparat kepolisian dan unsur terkait. Tujuannya untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan keamanan di berbagai titik rawan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kolaborasi akan terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Yamin, mengakhiri.

Sebelumnya, aparat kepolisian berhasil sebanyak delapan remaja yang mayoritas masih berstatus di bawah umur. Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari penelusuran aktivitas para pelaku di media sosial.

Dari hasil penyelidikan, para remaja tersebut diketahui menggunakan platform digital untuk mencari kelompok lain yang diajak tawuran. Penangkapan dilakukan oleh jajaran Polresta Banjarmasin bersama Polsek Banjarmasin Timur dan tim Macan Kalsel di sejumlah lokasi serta langsumg di rumah masing-masing

Dari delapan remaja yang diamankan, tujuh di antaranya masih berusia antara 15 hingga 17 tahun. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa empat senjata tajam, termasuk satu bilah mandau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....