Pascakebakaran, Pedagang Pasar Bawang Jual Murah Stok yang Tersisa

  • 05 Mei 2026 16:30 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Aktivitas di blok Pasar Bawang kawasan Pasar Harum Manis II mulai kembali berjalan pada Selasa, 5 Mei 2026. Para pedagang yang menjadi korban kebakaran tampak sibuk mengumpulkan dan menjual stok dagangan mereka yang masih tersisa.

Stok barang sengaja dijual dengan harga miring oleh para pedagang daripada membiarkannya membusuk di lokasi. Mayoritas komoditas yang ditawarkan adalah bawang merah dan bawang putih yang masih bisa diselamatkan dari sisa kebakaran.

Hairudin, salah seorang pedagang yang kehilangan dua unit tokonya, terlihat sibuk memilah sisa stok bawang merah bersama para pekerja. Ia berupaya mengumpulkan sisa barang yang masih layak jual dari total 15 ton stok yang ia miliki sebelumnya.

"Dari sore kemarin kita kumpulkan sisa yang masih ada. Jadi ini dijual murah, sebagian juga kita berikan saja," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Harga bawang merah yang sebelumnya berkisar Rp31 hingga Rp34 ribu per kilogram kini turun signifikan. Hairudin pun terpaksa melepas sisa stok tersebut dengan harga Rp3 hingga Rp5 ribu saja per kilogramnya.

"Kita jual murah saja supaya habis. Kalau dibiarkan terbuang sia-sia," katanya menambahkan.

Pada peristiwa kebakaran tersebut, pria yang berdagang sejak 2001 ini mengungkapkan kerugian komoditas yang ia derita mencapai Rp550 juta. Jika dihitung total dengan aset dua bangunan tokonya yang hangus, kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.

Kondisi serupa dialami Ridwan yang juga menjual sisa stok bawang merah dan putih dari balik puing kebakaran. Ia menyebut bawang tersebut tetap laku dibeli meski kondisinya tidak sempurna seperti kondisi normal.

"Jadi yang dijual itu yang masih bagus. Walaupun agak sedikit matang karena suhu api kemarin," kata pedagang yang akrab disapa Haji ini.

Ridwan mengungkapkan bahwa hanya sekitar 20 persen stok dagangannya yang berhasil diselamatkan dari kobaran api. Ia pun harus menelan kerugian besar mencapai Rp15 miliar karena dua toko dan dua gudang besarnya ludes terbakar

"Kerugiannya cukup besar. Karena kebetulan malam sebelum kejadian itu ada banyak barang baru masuk," ujarnya menjelaskan.

Harga yang anjlok ini pun menarik minat banyak pembeli, salah satunya Alfatah yang sengaja memborong 40 kilogram bawang putih. Ia yang juga seorang pedagang eceran berencana memilah kembali bawang tersebut sebelum dijual lagi.

"Ini beli buat dijual lagi. Tapi nanti dipilih dulu yang bagus-bagus saja di rumah," ucap Alfatah.

Tidak hanya para pedagang, masyarakat umum pun tampak sibuk membeli sejumlah komoditas dengan harga murah di antara puing bangunan. Hal ini pun menjadi cara para pedagang untuk tetap menjaga kelangsungan usaha mereka di tengah kondisi duka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....