Tak Bebani TPS! Kelola Sampah Ala PAM Bandarmasih
- 05 Mei 2026 11:54 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di tengah persoalan klasik pengelolaan sampah yang tak kunjung usai, langkah tak biasa justru datang dari Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih. Alih-alih membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), perusahaan ini memilih mengelola sendiri seluruh limbahnya dari organik hingga anorganik dengan sistem terpadu berbasis partisipasi karyawan dan teknologi.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengungkapkan bahwa pendekatan yang diterapkan tidak hanya fokus pada pemilahan, tetapi juga menciptakan ekosistem berkelanjutan yang melibatkan seluruh karyawan. Salah satu inovasi yang mencolok adalah kehadiran aplikasi internal bernama PAM Bungasnya.
“Tujuan kami membuat sistem pengelolaan sampah ini jelas, yakni mengelola sampah organik maupun anorganik secara mandiri. Bahkan sebelum status darurat sampah, ini sudah berjalan,” kata Zulbadi, saat meninjau, Selasa, 5 Mei 2026.
Melalui sistem ini, PAM Bandarmasih memastikan tidak ada sampah yang berakhir di TPS. Sampah dipilah sejak awal, kemudian diproses sesuai jenisnya, seperti sampah organik, perusahaan menggunakan komposter yang mampu mengolah limbah dalam waktu sekitar tiga bulan hingga menjadi pupuk kompos.

Sementara sampah anorganik yang dikumpulkan oleh karyawan akan diproses lebih lanjut. Jika ditemukan limbah berbahaya, maka akan dipisahkan secara khusus sebelum disalurkan ke pihak yang memiliki kapasitas untuk memusnahkannya.
“Yang anorganik kami olah, dan yang berbahaya dipisahkan lalu disalurkan ke pihak yang bisa memusnahkan. Jadi semuanya jelas alurnya,” ujarnya.
Menurut Zulbadi, langkah ini bukan hanya soal pengelolaan sampah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral sebagai penyedia layanan air bersih bagi masyarakat. “Kami ini menyalurkan air bersih, jadi harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Kalau sistem ini berjalan baik, air kita tetap jernih dan biaya operasional juga bisa ditekan,” ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....