Duka Pedagang Pasar Bawang, Rugi hingga Miliaran dan Harapkan Bantuan
- 04 Mei 2026 17:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Suasana di kawasan Pasar Harum Manis II, tepatnya di blok Pasar Bawang, tampak memprihatinkan setelah api melalap puluhan toko pada Senin dini hari, 4 Mei 2026. Para pedagang pun tampak sibuk menyelamatkan barang dagangan mereka yang masih tersisa.
Aroma bawang terbakar yang menyengat dan kepulan asap dari puing-puing bangunan menambah miris pemandangan di lokasi. Puluhan karung bawang merah, bawang putih, kacang-kacangan, hingga minyak dan tepung tampak berserakan di sisa kebakaran tersebut.
Di bawah puing sebuah toko, Ridwan tampak sibuk mengangkut karung bawang dan kacang tanah bersama beberapa pekerjanya. Pria yang kerap disapa Haji tersebut mencoba menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diambil.
"Kita coba selamatkan yang masih tersisa. Tapi memang lebih banyak yang terbakar dibanding yang bisa diselamatkan," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Ridwan yang telah berjualan sejak tahun 1993 silam mengaku hanya bisa pasrah. Lebih dari 80 persen stok barang yang tersimpan rapi di dua toko dan dua gudang besar miliknya ludes dilalap api.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah. Kini, sisa stok dagangan yang tidak sepenuhnya hangus dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
"Kira-kira 13 sampai 15 miliar rupiah. Kita belum tahu nanti seperti apa, apakah dibangun ulang atau bagaimana karena ini mirip kejadian tahun 90-an lalu," ujarnya menjelaskan.
Selain Ridwan, nasib serupa turut dialami Andri, pedagang lainnya. Ia harus merelakan tiga unit tokonya termakan api pada kejadian yang dilaporkan telah menghanguskan sekitar 76 toko.
Kabar duka tersebut baru diterima Andri melalui telepon saat waktu Subuh. Saat bergegas menuju lokasi, kondisi toko dan ratusan karung dagangannya sudah ditemukan dalam keadaan terbakar.
"Ini habis total. Karung bawang merah, merica biji, dan lain-lain habis semua," ucapnya.
Harapan akan adanya bantuan dari pemerintah kini dinantikan oleh pria yang telah berdagang sejak tahun 2004 itu. Dengan total kerugian yang ditaksir mencapai 100 juta rupiah lebih, ia berharap dapat segera kembali berdagang seperti biasa.
"Mudah-mudahan ada bantuan untuk meringankan kami. Terutama untuk membangun toko lagi biar bisa jualan," ujarnya menambahkan.
Upaya mengais sisa-sisa barang dari toko yang terbakar terus dilakukan para pedagang hingga usai api berhasil dipadamkan. Kini, mereka berharap uluran bantuan dari pemerintah agar dapat kembali menyambung hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....