Kurangi Pengangguran, 21 Warga Balangan Diberangkatkan Kerja ke Jepang
- 04 Mei 2026 15:29 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Balangan - Pemerintah Kabupaten Balangan resmi melepas 21 warga untuk mengikuti program kerja ke Jepang. Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Minggu, 3 Mei 2026.
Abdul Hadi menyebut program ini sebagai cara baru pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah pengangguran. Langkah tersebut diambil karena peluang kerja di mancanegara dinilai masih sangat terbuka luas.
"Program ini bisa dibilang proyek visioner karena belum ada daerah lain di Kalsel yang melaksanakannya. Ini adalah langkah nyata pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran," ujar Abdul Hadi.
Rencananya, pemerintah daerah juga akan menyiapkan pelatihan lima bahasa asing di Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan. Tujuannya agar calon pekerja bisa langsung dilatih di daerah sendiri sebelum dikirim ke negara-negara seperti Korea, Jerman, hingga Inggris.
Abdul Hadi ingin para peserta yang dikirimkan dapat menyesuaikan diri dengan budaya kerja di luar negeri. Ia berharap kedisiplinan di Jepang bisa menjadi pelajaran berharga bagi para peserta.
"Haru nelajar soal etos kerja dan budaya di sana. Terutama juga harus mampu beradaptasi dengan sistem kerja di Jepang yang sangat disiplin," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) Balangan, Abdurahman Arrahimi, menyebut para peserta sudah lebih dulu belajar bahasa Jepang selama tiga bulan. Saat ini terdapat dua orang yang resmi memegang kontrak kerja, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan akhir.
"Sejauh ini capaiannya sudah cukup bagus untuk tahap awal. Kami berharap semua peserta bisa lolos seleksi dan segera berangkat sesuai permintaan perusahaan di Jepang," ucapnya.
Pemerintah daerah juga mulai membuka peluang kerja sama ke negara lain di luar Jepang seperti kawasan Eropa dan Timur Tengah. Perluasan jaringan ini dilakukan agar warga Balangan punya banyak pilihan untuk mencari kerja di mancanegara.
Di sisi lain, salah satu peserta, Saydatina, mengaku terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan bagi warga Balangan untuk merubah nasib melalui jalur profesional.
Saydatina juga berpesan kepada sesama rekan peserta agar bisa menjaga nama baik daerah selama berada di luar negeri. Ia ingin modal yang didapat nantinya bisa digunakan untuk membangun usaha saat pulang ke kampung halaman.
"Semoga kesempatan ini bisa jadi jalan bagi kami untuk mengumpulkan modal usaha. Jadi kalau nanti sudah pulang, bisa buka usaha sendiri," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....