Gunung Halau-Halau Tertinggi di Kalsel Ditutup Permanen! ini Alasannya:

  • 03 Mei 2026 11:51 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gunung Halau-Halau tertinggi di Kalimantan Selatan yang terletak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi ditutup permanen dari aktivitas apapun. Keputusan mengejutkan ini bukan tanpa alasan, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan kepercayaan yang telah dijaga turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Kesepakatan penting tersebut diambil dalam musyawarah yang digelar di Kantor Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur. Pertemuan itu dihadiri oleh Pembakal Desa Juhu, Pembakal Desa Hinas Kiri, tokoh masyarakat dari kedua desa, Babinsa, perwakilan Kelompok Sadar Wisata, hingga warga sekitar.

Penutupan ini dipastikan bukan keputusan sepihak dan semua terlibat aktif dalam diskusi terbuka demi mencapai mufakat bersama. Terlebih bagi masyarakat setempat, Halau-Halau dengan ketinggian 1901 Mdpl ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi mereka.

“Gunung ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kami. Sehingga perlindungannya menjadi tanggung jawab seluruh warga,” tegas Rubi, Sekretaris Desa Juhu.

Bagi masyarakat Desa Juhu dan Hinas Kiri, Gunung Halau-Halau bukan sekadar bentang alam. Kawasan tersebut diyakini memiliki nilai sakral dan keramat yang tidak boleh diganggu sembarangan.

Selain faktor kepercayaan, keputusan penutupan juga didorong oleh kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan. Selama ini, kawasan gunung kerap didatangi pengunjung, yang dinilai berpotensi mengganggu keseimbangan alam jika tidak dikendalikan sesuai kearifan lokal masyarakat adat.

Kini, masyarakat bersama pihak berwenang bersiap melakukan sosialisasi secara luas agar keputusan ini dipahami dan dihormati publik.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi benteng terakhir dalam menjaga warisan budaya sekaligus kelestarian alam Gunung Halau-Halau—agar tetap utuh dan sakral bagi generasi yang akan datang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....