UNUKASE Gelar Upacara Hardiknas 2026

  • 03 Mei 2026 10:26 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) turut ambil bagian dalam pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Digelar di Lapangan UNUKASE, Sabtu 2 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Universitas dan Fakultas, Dosen, Tenaga Kependidikan, serta seluruh pegawai di lingkungan UNUKASE. Kehadiran civitas akademika menjadi wujud partisipasi aktif dalam mendukung semangat pendidikan nasional.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Momentum ini menjadi refleksi bersama dalam memperkuat komitmen terhadap kemajuan pendidikan, khususnya dalam menjalankan peran strategis sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Humas, Dr. Ir. Mujani, S.P.,S.I.Kom.,S.T.,M.S.,IPM., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dalam peringatan Hardiknas Tahun 2026.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa, sekaligus ruang strategis dalam membentuk karakter dan menentukan masa depan Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global, pendidikan diharapkan mampu menjadi solusi yang adaptif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ditekankan pentingnya memperkuat partisipasi seluruh elemen dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdampak, sejalan dengan tema Hardiknas 2026, yaitu “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Amanat tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor serta penguatan riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat sebagai kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

Melalui momentum ini, civitas akademika diharapkan terus memperkuat peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut relevan dengan kebutuhan zaman.

Upacara diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar nilai-nilai pendidikan terus hidup dan berkembang dalam setiap aspek kehidupan. Suasana kebersamaan semakin terasa saat mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan menikmati hidangan sederhana berupa bubur kacang dan roti sambil berbincang santai. Momen ini menciptakan keakraban tanpa sekat, mempererat hubungan antara seluruh elemen kampus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....