Korea Investment Soroti Dampak Geopolitik pada Saham Teknologi Global
- 29 Apr 2026 21:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sektor teknologi global saat ini tengah mengalami tekanan yang cukup dalam akibat kondisi geopolitik yang tidak stabil. Situasi tersebut turut memicu sentimen negatif di kalangan investor yang bersampak pada pergerakan pasar.
Gallery Manager Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Rahmawati Kintan Sari, menyampaikan bahwa salah satu faktor utama adalah terjadinya captial outflow atau aliran modal keluar dari sektor teknologi. Kondisi ini dipicu oleh kepanikan investor di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
“Gangguan pada rantai pasok juga menjadi faktor yang memperburuk kondisi sektor teknologi. Penutupan Selat Hormuz berdampak pada terganggunya distribusi komponen teknologi global serta berpotensi meningkatkan biaya produksi,” ucapnya.
Selain itu, terdapat potensi terjadinya inflasi dan kenaikan suku bunga yang turut mempengaruhi struktur modal perusahaan teknologi. Kombinasi faktor tersebut membuat sektor teknologi berada dalam tekenan yang cukup signifikan.
“Investor yang telah memiliki saham di sektor tersebut diimbau untuk tetap bersikap tidak terburu-buru. Strategi ini dilakukan sambil menunggu perkembangan kondisi geopolitik global yang masih dinamis,” katanya.
Bagi investor yang belum memiliki saham di sektor teknologi, disarankan untuk terus memantau pergerakan pasar. Sektor ini dinilai berpotensi menjadi salah satu yang pertama mengalami pemulihan ketika kondisi mulai stabil.
Ia juga mengingatkan agar investor tidak panik dalam menghadapi situasi pasar yang bergejolak. Keputusan investasi sebaiknya tetap berpedoman pada tujuan jangka panjang dan kekuatan fundamental saham yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....