Gempita 7 SLBN 2 Banjarmasin Jadi Wadah Kreativitas Siswa Inklusif
- 29 Apr 2026 20:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Halaman Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Banjarmasin tampak meriah saat para siswa menampilkan seni tari hingga pameran karya tangan mereka. Penampilan ini menjadi bagian dalam peringatan hari ulang tahun SLBN 2 Banjarmasin yang ke tujuh bertajuk Gempita 7.
Kepala SLBN 2 Banjarmasin, Sofyan Feriadi, menyebut kegiatan ini dirancang khusus untuk memupuk rasa percaya diri para siswa berkebutuhan khusus. Pihak sekolah ingin memberikan panggung agar mereka berani tampil dan menunjukkan potensinya di depan publik.
"Kegiatan ini sebagai wadah berekspresi bagi para siswa. Selain itu, ini juga bagian dari hasil proses pembelajaran," ujarnya Rabu, 29 April 2026.
Salah satu daya tarik utama dalam perayaan tahun ini adalah penampilan tari dari siswa tuna rungu. Tarian berjudul Balenggang Hijaiyah ini merupakan karya berprestasi yang membawa SLBN 2 Banjarmasin sukses di ajang FLS3N tingkat provinsi.
Guru pendamping ekstrakurikuler tari, Indah Permata Sari, menceritakan tarian tersebut terinspirasi dari pengalaman para siswa saat belajar mengaji. Proses kreatif ini kemudian dituangkan dalam gerak tari yang memiliki makna mendalam bagi para siswa.
"Tarian inu murni ciptaan dari kami dan para siswa. Kurang lebih selama satu bulan kita garap," ucapnya.
Indah juga menekankan pentingnya kesabaran dan teknik khusus dalam melatih siswa tuna rungu agar bisa menari mengikuti irama. Semangat para siswa menjadi faktor kunci hingga tarian ini mampu meraih prestasi.
"Tadi terlihat para penari itu diiringi oleh pelatih di sisi lapangan. Karena teman-teman menjadikan itu sebagai patokan gerakannya, " kata Indah menambahkan.
Selain panggung seni, acara ini juga menjadi ajang bagi para siswa untuk memasarkan berbagai produk kerajinan tangan hasil karya mereka sendiri. Kegiatan ini pun semakin semarak karena melibatkan partisipasi dari seluruh SLB se-Kota Banjarmasin.
Melalui momentum ini, pihak sekolah berharap dukungan masyarakat terhadap pendidikan inklusif dapat terus meningkat. Kemandirian siswa diharapkan menjadi hasil nyata dari bimbingan dan ruang kreativitas yang selama ini diberikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....