Proyek Air Bersih PAM Bandarmasih ‘Jor-joran’ ke Banjarmasin Barat
- 24 Apr 2026 11:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di tengah tekanan ekonomi global yang membuat harga bahan baku meroket, PAM Bandarmasih melaksanakan proyek layanan air bersih. Tahun 2026 ini, perusahaan daerah tersebut menggelar tujuh proyek prioritas bernilai puluhan miliar rupiah demi memperbaiki layanan air bersih bagi masyarakat.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menegaskan bahwa fokus utama pembangunan tahun ini diarahkan ke wilayah Banjarmasin Barat, serta sebagian kawasan tengah dan utara yang selama ini dinilai belum optimal.
“Ini merupakan langkah krusial, mengingat masih ada titik layanan yang belum maksimal,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Proyek paling besar dimulai dari pemasangan pipa berdiameter 800 mm yang membentang dari kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 2,5 hingga Jembatan Dewi. Tak hanya itu, pengerjaan juga menyasar sejumlah titik strategis seperti Jalan Perdagangan, AMD, Alalak Tengah dan Utara, hingga Pandan Sari.
Menurut Zulbadi, kawasan Pandan Sari menjadi prioritas cepat karena dampaknya langsung terasa bagi warga. “Kawasan Pandan Sari menjadi yang paling cepat dikerjakan. Karena langsung berdampak pada perbaikan layanan di Teluk Tiram, khususnya Banjarmasin Barat,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, proyek perbaikan juga dilakukan di kawasan Timbikar Kanan, untuk memperkuat distribusi air bersih. PAM Bandarmasih turut menyiapkan pembangunan mini truk Mobile Treatment Plant (MTP) di Basirih guna menunjang layanan di kawasan Trisakti.
Durasi pengerjaan proyek pun bervariasi, mulai dari delapan bulan hingga melewati tahun anggaran, tergantung panjang jaringan pipa yang dipasang. Sehingga pelayanan air bersih bisa menjangkau hingga kawasan pinggiran.
Namun di balik ambisi besar tersebut, tantangan global tak bisa dihindari. Zulbadi mengungkapkan, harga bahan baku pipa HDPE yang berasal dari turunan minyak dan masih bergantung pada impor mengalami fluktuasi signifikan.
“Ini tentu berdampak pada anggaran awal yang sudah kami tetapkan. Tapi kami pastikan proyek tetap berjalan karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ucapnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....