Kedapatan Rusak Valve, PAM Bandarmasih Bakal Tempuh Jalur Hukum
- 23 Apr 2026 14:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - PAM Bandarmasih terus meningkatkan pengamanan ekstra di semua valve. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya tindakan tidak bertanggung jawab terhadap valve distribusi di Kota Banjarmasin.
Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan lantaran adanya perbuatan oknum yang menutup valve distribusi dengan sengaja. Kejadian itu tentu saja merugikan PAM Bandarmasih serta pelanggan.
Manager TRD, Helmie Ansyari menyampaikan, sebelumnya pihaknya sudah tiga kali mendapati valve distribusi ditutup oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hal ini sangat berdampak pada distibusi air dan menyebabkan kerugian.
“Untuk yang ditutup itu valve diameter 500 mm yang ada didepan komplek Rawasari sebanyak dua kali, dan valve diameter 300 mm yang ada di jalan sungai Gampa sebanyak satu kali,” ujarnya.
“Makanya nanti akan kita pasang pengaman ekstra. Sebenarnya itu sudah kita lepas untuk kepala valvenya, dan hanya bisa diputar dengan kunci khusus, tapi ternyata masih ada oknum yang dapat memutar dengan kunci lain,” katanya
Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya juga akan melakukan pengawasan atau patroli lebih rutin untuk titik-titik valve yang ada. Selain itu, pihaknya akan menindak secara tegas apabila ada kedapatan oknum yang masih melakukan penutupan terhadap valve tersebut.
“Memang sebelumnya kita tidak bisa menindak secara tegas karena kekurangan bukti, dan oknumnya ini beraksi pada malam hari. Tetapi apabila kedepannya kita mendapatkan bukti yang kuat, maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku, Karena valve ini juga termasuk barang objek vital, yang apabila tidak berfunsi itu dapat merugikan orang banyak,” ucapnya.
Helmie menjelaskan, valve ini berfungsi untuk pemerataan atau regulasi distribusi air bersih kepada pelanggan. Apabila itu ditutup dapat membuat beberapa wilayah akan terdampak.
Selain itu, untuk menutup valve itu sendiri memerlukan analisa serta perhitungan terlebih dahulu, agar tidak membuat pipa pecah karena tekanan air yang tinggi.
“Jadi penutupan valve dengan sembarangan itu dapat merugikan banyak pelanggan karena tidak mendapatkan air bersih, dan merugikan PAM Bandarmasih, karena dapat membahayakan rusaknya jaringan perpipaan yang ada,” katanya.
Helmi juga mengimbau, kepada masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga semua jaringan perpipaan dengan baik. Hal ini agar tidak ada kerusakan atau gangguan, sehingga distribusi air bersih bisa berjalan dengan lancar.
“Apabila masyarakat adam melihat atau mendengar perbuatan-perbuatan yang dapat merusak jaringan PAM Bandarmasih, segera laporkan melalui call center atau laporkan kepada pihak yang berwajib. Dengan terjaganya jaringan perpipaan yang ada, maka distribusi pun akan berjalan dengan baik dan lancar kedepannya,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....