Berbulan-Bulan Warga Gang Posko BPK Hidup di Kubangan, PUPR Banjarmasin Bisa Apa?
- 23 Apr 2026 10:46 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Derita warga Gang Posko BPK, Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur, seakan tak berujung. Selama lebih dari tujuh bulan, genangan air bercampur lumut tak kunjung surut, merendam akses dan halaman rumah warga.
Hafifah Rosyida, salah seorang warga, menggambarkan kondisi yang mereka alami bukan sekadar genangan biasa. Menurutnya, genangan tersebut tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada kesehatan warga.
“Airnya hijau, licin, bau sekali dan banyak yang jatuh tergelincir. Anak-anak sampai orang dewasa kena penyakit kulit, kutu air, gatal-gatal, bolak-balik kambuh,” kata Rosyi sapaan akrabnya, saat ditemui, Kamis, 23 April 2026.

Warga bukannya tinggal diam dan telah berulang kali mencari solusi. Mulai dari meminta bantuan penyedotan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), hingga melibatkan Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD), namun semua upaya hanya bersifat sementara.
“Kemarin sempat disedot, tapi tidak lama airnya balik lagi. Bahkan waktu PALD datang, alatnya sempat rusak dan jadi seperti percuma,” ujarnya, mengeluhkan.
Tak berhenti di situ, warga juga mencoba menyuarakan keluhan melalui media sosial Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda. Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama pihak Kecamatan Banjarmasin Timur turun langsung ke lokasi.
Namun, hasil pemeriksaan justru mempertegas akar masalah yang belum terselesaikan. “Mereka bilang drainase di sini kecil dan buntu. Tapi setelah itu tidak ada tindak lanjut lagi,” ucapnya lagi.
Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang menilai penanganan yang dilakukan sejauh ini hanya bersifat reaktif, tanpa solusi konkret dan berkelanjutan. Dengan jumlah belasan kepala keluarga yang terdampak, kawasan tersebut kini seperti terisolasi oleh genangan.
Ditambah lagi, posisi permukiman yang terhimpit bangunan besar Trade Center (BTC) di seberang Terminal Kilometer 6 memperparah sirkulasi air. Warga pun khawatir kondisi akan semakin memburuk saat musim hujan tiba.
“Kalau sekarang saja sudah begini, nanti hujan turun terus bagaimana. Kami cuma minta diperbaiki drainasenya, jangan cuma datang lihat-lihat,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi masih dilakukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....