Tekan Luapan Sampah, Warga Banjarmasin Diminta Disiplin Pilah dari Sumbernya

  • 20 Apr 2026 16:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fenomena sampah yang kembali meluap di sejumlah titik di Kota Banjarmasin menjadi perhatian serius berbagai pihak. Keterlibatan aktif masyarakat dalam penanganan sampah turut menjadi perhatian Pengamat Tata Kota dan Lingkungan, Dr. Eng. Akbar Rahman.

Menurutnya, persoalan meluapnya sampah harus dapat ditekan melalui hulu sebelum mencapai tempat pembuangan. Salah satu yang menjadi perhatian utamanya adalah proses memilah sampah dari sumbernya atau tingkat rumah tangga.

"Persoalan sampah ini dapat dikurangi secara signifikan dengan memilah dari sumbernya. Hal ini tentu perlu peran aktif masyarakat," katanya Jumat lalu, 17 April 2026.

Ia juga menyoroti kondisi Kota Banjarmasin yang saat ini sampahnya dibatasi ke TPA Banjarbakula hanya 200 ton per hari. Hal ini, menurutnya, turut menjadi faktor yang mendorong meluapnya sampah di sejumlah titik di Kota Banjarmasin.

"Pemerintah memang bertanggung jawab untuk memfasilitasi pengelolaannya. Namun, tugas kita untuk bisa membantu dengan tidak menyumbang sampah lebih banyak," ujar akademisi tersebut.

Proses memilah sampah dari sumbernya menjadi upaya paling mendasar yang dapat dilakukan oleh semua pihak saat ini. Menurut Akbar, akan lebih optimal jika masyarakat juga memiliki kemampuan untuk mengelola sampah secara mandiri di lingkungannya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menekankan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Pilah sampah dari sumbernya juga menjadi salah satu langkah yang terus didorong oleh pihak pemerintah.

Rencana untuk mendorong masyarakat melakukan pengelolaan sampah secara mandiri juga akan terus digencarkan ke depannya. Langkah ini diharapkan menjadi upaya efektif untuk penanganan sampah dari lingkup terkecil di lingkungan rumah warga.

"Kami berharap semua elemen masyarakat dapat memberikan dukungan dengan memilah sampah dari sumbernya. Kami juga akan terus berupaya maksimal untuk menangani sampah di Kota Banjarmasin ini," ucap Tezar.

Upaya mendorong budaya pilah sampah dari sumbernya ini menjadi langkah nyata untuk mengubah pola lama kumpul-angkut-buang. Dengan begitu, sistem pengelolaan sampah di Banjarmasin bisa beralih menjadi lebih efektif melalui pemilahan sejak dari sumbernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....