TKA SD Banjarmasin Dimulai: Lancar di Permukaan, Alarm ‘Merah’ Numerasi

  • 20 Apr 2026 12:59 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Banjarmasin dimulai pada Senin, 20 April 2026, dan akan berlangsung selama empat hari ke depan. Ujian yang digelar dalam beberapa gelombang ini menjadi “alat rontgen” untuk melihat kondisi riil kemampuan dasar siswa, khususnya literasi dan numerasi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama, turun langsung melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, di antaranya SDN Sungai Lulut 2, SDN Sungai Lulut 4, dan SDN Pemurus Baru 2. Dari hasil pemantauan hari pertama, pelaksanaan TKA disebut berjalan tanpa kendala berarti.

“Dari hasil pemantauan di tiga sekolah, yakni SDN Sungai Lulut 4, SDN Sungai Lulut 2, dan SDN Pemurus Baru 2. Pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi jaringan maupun perangkat,” ujar Ryan di sela-sela peninjauannya, Senin, 20 April 2026.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa kelancaran teknis bukan berarti tanpa persoalan. Beberapa siswa dilaporkan terlambat mengikuti ujian karena kondisi kesehatan yang kurang baik. Namun, Disdik memastikan akan memberikan kesempatan susulan bagi siswa tersebut.

Di balik pelaksanaan yang relatif mulus, tersimpan fakta yang tak bisa diabaikan. Hasil tryout sebelumnya menunjukkan masih adanya sekolah yang berada dalam kategori rendah, khususnya dalam kemampuan numerasi.

“Hasil tryout sebelumnya menunjukkan masih adanya sekolah yang berada dalam kategori rendah. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa intervensi harus segera dilakukan,” ujar Ryan.

Ia menekankan bahwa TKA bukan sekadar formalitas penilaian, melainkan pijakan penting untuk menentukan arah kebijakan pendidikan ke depan. “TKA ini bukan sekadar penilaian, tapi dasar menentukan langkah perbaikan. Kita akan lihat nanti sekolah mana yang masih ‘merah’ atau ‘kuning’, lalu intervensinya seperti apa,” ucapnya, menambahkan.

Ryan juga mengakui bahwa pelaksanaan TKA di tingkat SD saat ini masih belum ideal. Ia menyebut seharusnya pemetaan kemampuan siswa sudah dimulai sejak kelas 5 agar perbaikan bisa dilakukan lebih dini sebelum kelulusan.

Sementara itu, Kepala SDN Pemurus Baru 2 Banjarmasin, Hanifah, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya diikuti oleh 84 siswa dan berlangsung tertib. Ia menambahkan, keterbatasan ruang kelas membuat pihak sekolah harus memutar otak dalam mengatur pelaksanaan ujian agar tetap berjalan optimal.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Keterbatasan ruang tidak terlalu mengganggu, tapi kami tetap berharap ada penambahan dan perbaikan fasilitas,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....