Wali Kota Banjarmasin: ASN Langgar Disiplin, Sanksi tanpa Ampun!
- 17 Apr 2026 14:27 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin–Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar pertemuan strategis membahas manajemen kepegawaian di tengah penyesuaian regulasi dan perubahan nomenklatur perangkat daerah. Sorotan datang dari Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, yang menegaskan pentingnya profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah berbagai isu sensitif yang mencuat.
Rapat koordinasi yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Aula Kayuh Baimbai, Jumat, 17 April 2026. Dalam forum tersebut, Yamin tanpa basa-basi mengingatkan soal wibawa ASN yang harus dijaga melalui disiplin ketat.
“Wibawa ASN harus dijaga. Kuncinya ada pada disiplin,” kata Yamin.
Tak hanya soal kedisiplinan, Yamin juga mendorong terciptanya pola komunikasi yang lebih cair namun tetap produktif antar pimpinan perangkat daerah. Ia menilai, komunikasi yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja birokrasi.
“Kita mendorong tercipta komunikasi yang lebih cair namun tetap produktif. Saya harap pola komunikasi dan kinerja ASN kita dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Namun yang paling menyita perhatian, Yamin secara terbuka menyinggung masih adanya pelanggaran kode etik di kalangan ASN. Ia bahkan meminta agar tidak ada kompromi terhadap pelanggaran yang terbukti.
“Dari data yang dilaporkan, masih ada pelanggaran disiplin dan itu masih berproses. Saya minta, kalau terbukti melanggar, BKPSDM dan Inspektorat jangan menunda pemberian sanksi bagi oknum bersangkutan,” ucapnya tegas.
Pernyataan tersebut seolah menjadi sinyal keras bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin tidak akan lagi memberi ruang bagi ASN yang bermain-main dengan aturan. Di akhir pertemuan, Yamin berharap rapat ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus mendorong inovasi di setiap instansi.
Ia ingin seluruh perangkat daerah bergerak lebih responsif dalam melayani masyarakat dan mengejar target kinerja. “Kita ingin ada kesepakatan dan kesamaan persepsi. Inovasi dan kreativitas harus saling merangkul untuk kemajuan kota,” ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....