Pemberian Makanan Tambahan untuk ‘Perang’ Lawan Gizi Buruk di Banjarmasin

  • 09 Apr 2026 08:25 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Langkah tegas ditunjukkan Ketua TP Posyandu Kota Banjarmasin, Neli Listriani, dalam memperkuat penanganan masalah gizi di tingkat akar rumput. Ia langsung menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada kader Posyandu Kasih Ibu 6 di Kelurahan Kelayan Timur.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di kawasan Jalan Gerilya, Gang Veteran itu bukan sekadar seremoni. Neli menegaskan, program ini harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menekan angka gizi buruk dan stunting.

“Bantuan PMT ini harus benar-benar berdampak, bukan sekadar seremonial. Tujuannya jelas, untuk membantu menekan persoalan gizi di masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kader posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di lingkungan warga. Peran mereka dinilai krusial, mulai dari deteksi dini hingga pencegahan berbagai persoalan kesehatan yang berpotensi muncul.

“Kader posyandu itu ujung tombak. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat, paling tahu kondisi di lapangan, termasuk soal gizi buruk dan stunting,” ujarnya.

Karena itu, penguatan kapasitas kader terus didorong melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui penyaluran PMT yang diharapkan dapat menunjang kerja-kerja kader di lapangan.

Program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak di Kota Banjarmasin.Dengan langkah konkret ini, pemerintah daerah mengirim pesan perang melawan gizi buruk tak bisa ditunda, dan harus dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....