Tahu Tempe di Pasaran Banjarmasin Masih Stabil, ditengah Kenaikan Harga Kedelai
- 08 Apr 2026 22:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Isu kenaikan harga kedelai akibat konflik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak di sejumlah daerah di Indonesia. Beberapa perajin tempe dikabarkan mulai menyiasati kondisi dengan mengecilkan ukuran produk hingga menaikkan harga jual.
Namun kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan di Kota Banjarmasin, khususnya oleh para pedagang tahu dan tempe. Sejumlah penjual mengaku harga masih relatif stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Salah satunya pedagang di Pasar Pandu, Fatma, menyebutkan harga tahu dan tempe saat ini masih normal. “Untuk sekarang harga tahu dan tempe masih stabil, belum ada kenaikan,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.
Ia menjelaskan, tempe ukuran kecil hingga sedang dengan bungkus plastik dijual mulai Rp3 ribu hingga Rp5 ribu per potong. Sementara tempe bungkus daun pisang ukuran sedang hingga besar dijual dengan harga Rp4 ribu hingga Rp6 ribu.
Sementara itu, komoditas tahu, tahu kuning dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan tahu putih dijual Rp10 ribu per kilogram atau sekitar Rp7 ribu untuk 10 biji.
Menurut Fatma, hingga saat ini belum ada perubahan harga meskipun isu kenaikan kedelai sudah mulai terdengar. “Memang sudah dengar kabar harga kedelai naik, tapi di sini belum berpengaruh ke harga jual,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....