Memahami Dinamika Iman dan Cara Menjaganya dalam Kehidupan Sehari-hari
- 08 Apr 2026 16:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ada beberapa cara yang diajarkan para ulama untuk meningkatkan keimanan, salah satunya dengan menjaga ketaatan kepada Allah Swt. Hal ini disampaikan Ustaz H. Husin, S.Ag., M.Pd., dalam program Hikmah Subuh di RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 6 April 2026.
Ustaz Husin menjelaskan bahwa kondisi iman yang tidak stabil bukanlah tanda kegagalan, melainkan bagian dari dinamika spiritual. Amalan yang konsisten akan menumbuhkan rasa manis dalam beribadah.
“Ketika ketaatan itu mengakar dalam diri seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman,” ujarnya.
Ia mengutip hadis Nabi Muhammad saw yang menyebutkan tiga hal yang dapat membuat seseorang merasakan manisnya iman. Salah satunya adalah mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya melebihi segala sesuatu.
Selain itu, mencintai sesama manusia karena Allah Swt menjadi indikator kuatnya iman. Rasa cinta tersebut tidak didasari kepentingan duniawi, melainkan karena nilai keimanan yang sama.
“Tidaklah dia mencintai seseorang kecuali karena Allah, itu menjadi tanda kuatnya iman dalam diri seseorang,” kata Ustaz Husin.
Ia juga mengingatkan bahwa hubungan sosial yang dilandasi keimanan akan memperkuat kualitas spiritual seseorang. Iman dapat menurun ketika seseorang lalai beribadah atau menjauh dari nilai-nilai kebaikan.
Menurut Ustaz Husin, setiap individu perlu menjaga lingkungan dan aktivitas yang mendukung peningkatan iman. Menjaga iman tidak cukup hanya dengan niat, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memperbanyak ibadah, menjaga pergaulan, dan terus menuntut ilmu agama.
Untuk itu, Ustaz Husin menegaskan bahwa naik turunnya iman harus disikapi dengan usaha terus-menerus untuk memperbaiki diri. Konsistensi dalam ketaatan dan keikhlasan dalam beribadah menjadi kunci agar iman tetap terjaga dan semakin kuat dari waktu ke waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....