Ketersediaan Bahan Pokok saat Konflik Timur Tengah, Ini Strategi Diseperdagin

  • 04 Apr 2026 15:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah, kekhawatiran mulai terasa hingga ke daerah, termasuk di Kota Banjarmasin. Namun, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli bahan pokok secara berlebihan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperdagin Banjarmasin, Noorsyahdi, mengingatkan bahwa perilaku borong bahan pokok justru bisa membuka celah permainan harga oleh oknum pedagang nakal. “Di situasi seperti sekarang ini orang-orang khawatir hingga membeli banyak kebutuhan pokok. Makanya kita imbau dan mengubah mindset masyarakat untuk tidak panic buying karena khawatirnya ada yang memanfaatkan hingga bermain,” katanya.

Ia memastikan, kondisi stok dan ketersediaan bahan pokok di Banjarmasin saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan, isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat beredar dipastikan tidak benar dan tidak berdampak pada harga kebutuhan pokok.

"Sebagai langkah antisipasi, kita telah menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Salah satunya melalui program pasar murah dalam menstabilkan harga,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menggandeng sejumlah pihak seperti Perumda Pasar dan Bulog untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar di tengah situasi global yang tidak menentu. Pengawasan pun diperketat, terutama terhadap pedagang besar dan distributor guna mencegah praktik penimbunan yang bisa memicu lonjakan harga.

"Kalau ada laporan masyarakat bahwa ada penimbunan seperti beras, gula, bawang tentu itu akan ditindaklanjuti kami bersama Tim Pangan dari Polresta. Kita juga ingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan di tengah situasi yang sensitif ini," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....