Efek Lebaran, Harga Sejumlah Ikan Air Tawar di Banjarmasin Belum Normal

  • 31 Mar 2026 08:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga berbagai jenis ikan air tawar di pasaran Kota Banjarmasin terpantau masih tinggi setelah hari raya Idulfitri. Kenaikan harga ini sudah mulai terasa sejak menjelang Ramadan karena melonjaknya permintaan untuk konsumsi masyarakat.

Penyuluh Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Roslina, menyebut rata-rata kenaikan harga ikan berkisar antara 5 hingga 15 persen. Tingginya permintaan dari rumah makan dan restoran selama momen libur Lebaran menjadi alasan utama harga belum kembali stabil.

"Harga masih relatif tinggi karena tingkat konsumsi masyarakat meningkat tajam sejak sebelum puasa kemarin. Apalagi hotel dan rumah makan sekarang ramai, jadi permintaan ikan juga melonjak drastis," katanya kepada RRI pada Senin, 30 Maret 2026.

Berdasarkan survei yang ia lakukan, harga ikan Nila di pasar kini berada di angka Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram, sementara di tingkat tambak seharga Rp37 ribu per kilogram. Untuk ikan Patin, harga pasar mencapai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu, sedangkan harga dari pembudi daya masih di kisaran Rp27 ribu per kilogram.

Sementara itu, ikan Haruan atau Gabus menjadi yang paling mahal dengan harga pasar mencapai Rp60 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram tergantung ukurannya. Roslina menjelaskan bahwa harga Haruan di tingkat penangkap atau pengepul sendiri sudah cukup tinggi, yakni berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.

"Harga naik karena permintaan tinggi sementara stok di lapangan mulai berkurang. Kami terus pantau kondisi di pasar karena aktivitas jual beli baru mulai berjalan normal beberapa hari belakangan ini," ucapnya.

Di sisi lain, harga ikan Bawal di tingkat pembudi daya justru dilaporkan masih cenderung stabil dan tidak ikut melonjak. Salah seorang pembudi daya, Qasthalani, mengaku masih menjual bawal miliknya di angka Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram untuk distribusi dalam kota.

"Kalau kami distribusi masih dalam kota saja. Tapi semuanya sama, harga bawal di tingkat tambak sampai hari ini masih normal dan tidak ada kenaikan," ujar Qasthalani.

Kini, kelancaran rantai distribusi dan melimpahnya hasil panen baru diharapkan dapat segera menekan harga kembali ke angka normal. Stabilitas harga ikan air tawar menjadi penting guna menjaga daya beli warga Banjarmasin di tengah tingginya permintaan pascamomen Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....