Sampah Kiriman Mengancam Sungai Martapura Pasca Lebaran
- 30 Mar 2026 10:05 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Belum tuntas mengurai persoalan sampah di wilayah sendiri, Kota Banjarmasin dihadapkan pada ancaman gelombang sampah kiriman dari daerah hulu yang masuk melalui Sungai Martapura pasca momen Lebaran. Tumpukan sampah kayu yang terbawa arus dilaporkan sempat menggunung dan memaksa alat berat bekerja keras untuk membersihkannya.
Kondisi ini bahkan memicu kekhawatiran akan potensi kerusakan infrastruktur, terutama jembatan yang dilalui aliran sungai. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, turun langsung meninjau proses penanganan sampah kiriman tersebut.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa lagi dianggap sepele. Ia menyebut, persoalan sampah di sungai bukan hanya tanggung jawab satu daerah, melainkan masalah bersama yang harus diselesaikan dari hulu hingga hilir.
“Banjarmasin siap jadi garda terdepan di hilir, tetapi kami tidak bisa menanggung beban ini sendiri. Jika hulu bersih maka hilir akan terjaga dan sungai akan kembali jadi kebanggaan, bukan lagi sumber masalah,” katanya.
Di sisi lain, para pekerja pemilah sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Banua Anyar Banjarmasin Timur mengeluhkan kondisi tumpukan sampah sungai yang kian menggunung di area tersebut. Tumpukan yang didominasi oleh kayu dan ranting serta sampah rumah tangga tersebut dikhawatirkan dapat longsor sewaktu-waktu.
Salah seorang pemilah sampah, Reza, mengaku harus bekerja dengan kewaspadaan ekstra karena posisi tumpukan sampah berada tepat di belakang lokasi kerjanya. Meskipun hingga saat ini belum pernah terjadi longsoran besar, ia tetap merasa khawatir dengan kondisi gunungan sampah yang terus meninggi.
"Karena tumpukan sampah di belakang lokasi kami bekerja itu sudah meninggi, kami merasa cukup khawatir. Takutnya ada kejadian longsor tiba-tiba saat kami sedang fokus bekerja di sini," katanya.
Reza berharap agar dilakukan perataan atau penggeseran posisi tumpukan sampah agar lebih jauh dari jangkauan pekerja. Faktor cuaca seperti hujan deras dan angin kencang juga dikhawatirkan dapat memicu ketidakstabilan struktur tumpukan sampah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....