Wali Kota Banjarmasin Sampaikan LKPJ Akhir TA. 2025, Dorong Sinergi yang Lebih Masif
- 25 Mar 2026 16:31 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - DPRD) Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banjarmasin Akhir Tahun Anggaran 2025, Rabu, 25 Maret 2026. Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri dan turut hadir Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR beserta jajaran Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam paripurna tersebut, Wali Kota memaparkan sejumlah capaian dan indikator makro pembangunan yang terus menunjukkan tren positif di tengah tantangan penguatan infrastruktur, pariwisata dan ekosistem sungai selama tahun 2025. Senada dengan tema yang diusung yakni "Penguatan sarana dan prasarana kota sebagai pusat perekonomian, kebudayaan banjar, dan pariwisata berbasis sungai" yang sejalan dengan visi pembangunan Banjarmasin Maju Sejahtera.
Adapun kondisi demografis kota Banjarmasin hingga akhir tahun 2025 diketahui berjumlah 683.091 jiwa, dengan perbandingan 341.741 laki-laki dan 341.350 perempuan. Laju pertumbuhan penduduk dalam kurun waktu lima tahun terakhir itu disebut-sebut relatif terkendali dikisaran 0,1 persen hingga 0,21 persen.
Lebih lanjut, ia mencatat terjadi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 0,35 persen di banding tahun sebelumnya. Dari sisi anggaran, pendapatan daerah di APBD Perubahan mengalami penurunan sebesar Rp15.047.435.357,- atau 0,64 perssn dari semula Rp2.350.469.746.340,- menjadi Rp2.335.422.310.983,-.
Kemudian dari segi pembiayaan daerah terjadi lonjakan sebesar Rp16.140.994.735,- atau 29,66 persen dari semula Rp54.409.500.000,- menjadi Rp70.550.494.735,-. Di lain hal, kondisi pertumbuhan ekonomi mengalami sedikit lonjakan dari 5,63 persen menjadi 5,66 persen.
Sementara angka kemiskinan trafiknya berhasil ditekan dari 4,58 persen menjadi 4,52 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku meningkat dari Rp68.284,69 rupiah menjadi Rp73.746,61 rupiah, atau naik sebesar 8,00 persen.
Lanjut, ketimpangan pendapatan menyeluruh yang diukur melalui Ratio Gini itu menurun dari 0,35 menjadi 0,31. Ia juga menyoroti angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang trafiknya menurun dari 6,56% menjadi 6,49%.
Semua ini, dari sorot kacamata Yamin tentunya merupakan buah hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah kota Banjarmasin, DPRD Kota Banjarmasin dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kendati begitu, dirinya menyadari ke depan masih terdapat tantangan dan persoalan kota yang perlu diselesaikan.
"LKPJ ini menjadi gambaran jelas atas pelaksanaan pemerintah daerah. Sekaligus jadi bahan evaluasi, masukan maupun perbaikan terhadap upaya kita untuk meningkatkan kinerja pembangunan di kota Banjarmasin kedepan," ujarnya.
Dirinya pun meminta seluruh jajaran SKPD di lingkungan pemerintah kota Banjarmasin untuk bisa meningkatkan sinergi dan komunikasi agar pembangunan ke depan dapat semakin optimal. Diakhir, masih dalam suasana kehangatan lebaran, Wali Kota bersama rombongan Kepala SKPD pun turut menggelar Halal Bihalal dengan jajaran DPRD Kota Banjarmasin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....