Suster Ruvina Sitorus,SCMM Tekankan Kepemimpinan yang Rela Berkorban
- 25 Mar 2026 04:37 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kepemimpinan sejati tidak diukur dari kekuasaan, melainkan dari kasih dan pengorbanan. Pesan ini disampaikan Suster Ruvina Sitorus, SCMM dalam renungan Mimbar Agama Katolik RRI Pro 1 Banjarmasin pada 25 Maret 2026 yang mengangkat kutipan Injil Matius 26:39 tentang ketaatan Yesus kepada kehendak Tuhan.
Dalam permenungan tersebut, disampaikan bahwa Yesus memberikan teladan kepemimpinan yang berbeda dari pemahaman dunia pada umumnya. Ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati adalah pribadi yang melayani dan rela berkorban, bahkan dalam situasi penuh penderitaan.
“Pemimpin sejati bukanlah tentang dilayani, melainkan tentang melayani. Yesus rela meninggalkan kenyamanan dan memberikan hidup-Nya demi keselamatan manusia,” ujar narasumber dalam renungan tersebut.
Dijelaskan pula bahwa pengorbanan Yesus mencapai puncaknya dalam peristiwa penyaliban, di mana Ia tetap setia meskipun menghadapi kesendirian, penolakan, dan pengkhianatan. Dari situ, umat diajak untuk meneladani sikap rela memberi serta hidup dalam kejujuran di hadapan Tuhan. Selain itu, renungan juga menyoroti pentingnya ketaatan kepada kehendak Tuhan.
Dalam doa-Nya di taman Getsemani, Yesus menunjukkan sikap penyerahan total dengan mengatakan, “Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang jadi.” Menurut narasumber, ketaatan sejati sering kali menuntut pengorbanan dan kesetiaan, bahkan ketika situasi tidak sesuai dengan keinginan pribadi.
Nilai ini dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, mengampuni, serta tetap percaya di tengah kesulitan. Lebih lanjut, disampaikan bahwa nilai pengorbanan juga hadir dalam berbagai tradisi keagamaan, yang pada dasarnya mengajak manusia untuk meninggalkan ego demi kehidupan bersama yang lebih baik.
Menutup renungan, umat diajak untuk meneladani kepemimpinan Kristus dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, tempat kerja, maupun masyarakat. “Kepemimpinan sejati tidak diukur dari kekuasaan, tetapi dari kasih yang rela memberi diri. Semoga kita mampu menjadi berkat bagi sesama,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....