Dekat Lebaran, ‘Calo Uang Baru’ Menjamur di Banjarmasin! Tarif Tembus 30 Persen

  • 18 Mar 2026 10:48 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, fenomena jasa penukaran uang baru kian marak di Banjarmasin. Praktik ini bahkan terpantau menjamur di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat dan jalan Anang Adenansi atau depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja.

Para penyedia jasa tampak berjejer di tepi jalan, menawarkan penukaran uang kepada masyarakat yang melintas. Mereka “menghadang” calon pengguna jasa yang ingin mendapatkan uang pecahan baru untuk berbagi saat lebaran.

Salah seorang penyedia jasa, Rifani, mengakui permintaan meningkat drastis seiring mendekatnya hari raya, sehingga tarif jasa penukaran pun ikut merangkak naik. Ia menyebut, saat ini biaya jasa sudah menyentuh angka 20 hingga 25 persen, bahkan diprediksi akan melonjak hingga 30 persen mendekati hari H nanti.

“Tetap ramai meski jasa tukar uang sudah naik karena mendekati lebaran. Kalau sudah dekat hari H, biasanya bisa sampai 30 persen karena permintaan makin tinggi,” ujarnya.

Menurut Rifani, tingginya minat masyarakat tak lepas dari sulitnya proses penukaran uang di bank, yang harus mendaftar dan juga dihadapkan pada antrean panjang. “Mereka pilih tukar di sini karena malas ribet di bank. Harus daftar, belum lagi antre saat ambil,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, tren tahun ini mengalami lonjakan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika dulu tarif jasa hanya berkisar 10–15 persen di hari biasa dan maksimal 20 persen saat mendekati lebaran, kini angkanya jauh lebih tinggi.

Uang pecahan kecil seperti Rp5 ribu dan Rp10 ribu menjadi buruan utama masyarakat. Biasanya untuk dibagikan kepada anak-anak saat Lebaran,” ujarnya.

Di sisi lain, warga tetap memilih jasa ini meski harus membayar mahal, salah satunya Rusdi, yang mengaku lebih mengutamakan kepraktisan. “Ya bagi-bagi rezeki saja. Tukar uang di bank ribet, kita maunya yang praktis,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....