Korve Nasional di Banjarmasin, Pungut Sampah di Pasar Antasari

  • 09 Mar 2026 12:27 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Aksi bersih-bersih memungut sampah di Kawasan Pasar Sentra Antasari dilakukan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin pagi, 9 Maret 2026. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, bersama perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia memimpin langsung aksi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional Indonesia Asri (Korve) yang digelar serentak di berbagai daerah.

Yamin bersama jajaran pemerintah kota dan perwakilan kementerian berkeliling di area pasar yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas warga di Kota Banjarmasin. Mereka memunguti sampah yang masih berserakan, memasukkannya ke dalam karung, lalu menyerahkannya untuk dipilah antara sampah organik dan non-organik sebelum ditimbang oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

Perwakilan Menteri Lingkungan Hidup RI, Komjen Winarto selaku Inspektur Utama Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Ia menilai kebersihan lingkungan hanya bisa tercapai jika seluruh elemen masyarakat ikut terlibat aktif, mulai dari pemerintah hingga warga.

“Gotong royong bersih-bersih ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” kata Winarto.

“Saya sangat ingin kegiatan seperti ini bukan hanya acara seremonial, tapi menjadi budaya, baik di instansi maupun di lingkungan rumah tangga,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyebut aksi bersih-bersih bersama pemerintah pusat ini menjadi dorongan bagi pemerintah kota untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah. Disamping juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya bersih di kota ini.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan hari ini,” kata Yamin.

“Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat budaya bersih di kota ini,” ucapnya menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Yamin juga mengungkapkan pihaknya telah mewajibkan seluruh ASN menjaga kebersihan lingkungan kerja setiap hari, termasuk mengelola sampah dari sumbernya. Bahkan, kebijakan tersebut tidak sekadar imbauan. Ia menegaskan akan ada konsekuensi bagi ASN yang tidak menjalankannya.

“Kita mewajibkan seluruh ASN menjaga kebersihan lingkungan kerja setiap hari, termasuk mengelola sampah dari sumbernya,” ujarnya.

“ASN yang tidak melaksanakan pengolahan sampah di sumbernya akan berpengaruh terhadap tunjangan kinerjanya,” ucap Yamin tegas.

Selain itu, Pemko Banjarmasin juga telah meluncurkan 1.582 agen 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang bertugas mensosialisasikan pengelolaan sampah langsung dari sumbernya kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga wajah Kota Banjarmasin bisa menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....