Landmark Religius Baru Banjarmasin, Masjid Agung Miftahul Ihsan Bakal Dipugar

  • 06 Mar 2026 09:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana mengambil alih pengelolaan Masjid Agung Miftahul Ihsan. Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan rencana besar untuk memugar masjid yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari tersebut dengan konsep yang terinspirasi dari Masjid Nabawi di Madinah.

Langkah ini disiapkan agar masjid yang berada di jantung Kota Banjarmasin itu dapat menjadi ikon baru sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Seribu Sungai.Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Banjarmasin, Juli Khair, mengatakan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah kota.

“Kami memang memiliki rencana agar pengelolaan Masjid Agung Miftahul Ihsan ke depan bisa berada di bawah Pemerintah Kota Banjarmasin,” kata Juli Khair, Jumat, 6 Maret 2026.

“Kami ingin Masjid ini menjadi ikon baru sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Seribu Sungai,” ucapnya, menambahkan.

Menurutnya, pengambilalihan pengelolaan itu bertujuan agar penataan, pemeliharaan, hingga pengembangan masjid dapat dilakukan secara lebih maksimal. Tidak hanya sebatas pengelolaan, Pemko Banjarmasin juga menyiapkan konsep pemugaran besar terhadap bangunan masjid tersebut.

“Kalau pengelolaannya berada di pemerintah, tentu akan lebih mudah dalam hal perencanaan pembangunan, perawatan, maupun pengembangan kawasan masjid,” ujarnya.

“Keinginan kita ke depan, Masjid Agung Miftahul Ihsan bisa dipugar dengan konsep yang terinspirasi dari Masjid Nabawi. Tentu bukan meniru sepenuhnya, tetapi mengambil unsur keindahan dan kemegahannya,” katanya, lagi.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR berharap, Masjid Agung Miftahul Ihsan nantinya dapat menjadi landmark religius baru di Kota Banjarmasin. Meski demikian, rencana tersebut masih membutuhkan berbagai tahapan, mulai dari kajian teknis hingga pembahasan lintas pihak.

“Harapannya masjid ini bisa menjadi ikon kota dan kebanggaan masyarakat Banjarmasin. Selain sebagai tempat ibadah, juga bisa menjadi daya tarik religi,” ucap Yamin.

“Kita tentu harus melakukan kajian yang matang terlebih dahulu. Karena ini menyangkut pengelolaan dan pembangunan yang cukup besar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....