Pasar Murah di Kawasan Siring Dipadati Pengunjung
- 04 Mar 2026 10:28 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Masyarakat tumpah ruah memadati Pasar Raya TPID Ke-6 yang digelar Pemporv Kalsel bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel. Pasar Murah yang dibuka di kawasan Pasar Wadai Banjarmasin itu bertujuan untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan 1447 H.
Pasar murah tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang murah. Setiap orang mendapatkan kupon senilai Rp25ribu rupiah untuk ditukar dengan bahan pokok selama pasar murah berlangsung.
“Pasar murah kalo mendaftar dapat Rp25ribu bisa dipakai dalam 20 hari, awalnya 10 hari terus diperpajang jadi 20 hari selama Ramadan. Jadi setiap orang mendapat 1 kupan senilai Rp25ribu dan bisa ditukar dengan sembako,” kata Asiah, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Aisah, kupon yang didapat setiap orang bisa ditukarkan dengan sembako dan bahan pangan yang tersedia. Jika harga bahan pokok yang ditukar melebihi nominal dari kupon, setiap warga bisa menambahi kekurangan dari harga tersebut.
“Kalau kemarin ambil minyak 1, sarden 1, sama garam itu nominalnya Rp25ribu jadi gratis, kalau misal mau menambah yang lain nanti nambah uang lagi kurangnya berapa,” ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Nur Jawiah juga merasa terbantu dengan pasar murah di kawasan Pasar Wadai Ramadan. Adanya pasar murah ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah harga bahan pokok yang terus naik hingga saat ini.
“Alhamdulillah senang banget adanya pasar murah ini, saya kan masyarakat kecil ya jadi bisa mendapat sembako dengan harga yang murah, bahkan kalau gak lebih dari Rp25ribu ya dapatnya gratis aja,” ujarnya.
Nur juga menambahkan dirinya sudah 3 hari mendatangi pasar murah ini. Ia menyebut akan memanfaatkan kesempatan adanya pasar murah selama bulan ramadan.
“Saya sudah 3 hari kesini, kalau kemarin dapat minyak, sarden, garam itu sesuai harga kupon, kemarinnya lagi beli ayam nambah sedikit, kalau hari ini dapat gula ini. Alhamdulillah terbantu lah dengan adanya pasar murah ini,” katanya.
Pelaksanaan pasar murah kerjasama Pemprov kalsel dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia KwBI ini cukup unik. Setiap masyarakat harus menscan barcode untuk menjawab kuis, kemudian apabila skor memenuhi, mereka akan langsung mendapatkan kupon senilai Rp25ribu rupiah.
Pasar Murah akan berlangsung selama 20 hari, dan bisa di ikuit masyarakat umum di kawasan pasar wadai ramadan. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....