DJKN Kalselteng Dorong Lelang Eksekusi dan Noneksekusi
- 02 Mar 2026 20:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan Tengah mengupayakan pelaksanaan lelang eksekusi dan non eksekusi untuk mengejar target pokok lelang sebesar Rp900 miliar pada tahun anggaran 2026. Hal ini diarahkan untuk meningkatkan penrimaan negara sekaligus memperluas pemanfaatan mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel.
Kepala Kanwil DJKN Kalselteng, Tetik Fajar Ruwandari, menyampaikan bagwa penggalian potensi lelang telah dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui lelang penindakan maupun non-penindakan. Akan tetapi, keberhasilan pelaksanaan lelang tetap membutuhkan dukungan pasar agar nilai limit yang di tetapkan dapat diterima secara optimal.
“Kondisi ekonomi yang diproyeksikan membaik kami harap mampu mendorong minat masyarakat berpartisipasi dalam lelang,”ujarnya. “Selain menawarkan harga yang kompetitif, mekanisme lelang juga memberikan jaminan transparansi, kepastian, serta kualitas hukum yang terjaga bagi para peminat.”
Untuk mencapai target tersebut, DJKN Kalselteng terus mengoptimalkann penggalian potensi aset, khususnua aset perbankan, hingga akhir tahun. Strategi ini di gunakan melalui penguatan koordinasi dengan sektor perbankan dalam rangka menurunkan angka kredit bermasalah atau NPL.
“Adapun upaya lainnya mencakup pemetaan aset secara menyeluruh guna serapan pasar terhadap aset negara maupun daerah dapat meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,”ucapnya. “Penggalian potensi lelang juga dilakukan secara merata di seluruh wilayah kerja Kalimantan Selatan dan Tengah.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....