PKL “Bebas” Berjualan di Pasar Wadai Ramadan
- 28 Feb 2026 18:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Setelah sempat dikeluhkan karena dianggap membuat kawasan semrawut, Pedagang Kaki Lima (PKL) kini justru diberi ruang untuk berjualan di Festival Pasar Wadai Ramadan. Namun, kebebasan itu tidak sepenuhnya tanpa batas, mereka hanya diperbolehkan berjualan pada jam tertentu.
Berdasarkan kesepakatan antara Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin bersama Event Organizer (EO), para PKL diperbolehkan menggelar dagangan mulai pukul 17.30 hingga 22.00 Wita. Keputusan ini pun telah dikoordinasikan dengan Satpol PP Kota Banjarmasin yang bertugas melakukan pengamanan di kawasan Pasar Wadai.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Banjarmasin, Syarmani, membenarkan adanya kebijakan tersebut. Tak hanya soal jam operasional, perubahan juga terjadi pada lokasi berjualan, yang sebelumnya sempat direncanakan berbeda, kini jalur PKL disiapkan oleh EO di bagian tengah badan jalan sepanjang kawasan Pasar Wadai.
Syarmani menegaskan, meski sudah mengantongi izin, keberadaan PKL tetap akan diawasi ketat agar tidak melebar dan mengganggu arus pengunjung. Keputusan ini seolah menjadi ironi, karena di satu sisi, keluhan soal kesemrawutan sempat mencuat, namun di sisi lain PKL kini justru difasilitasi masuk ke dalam area resmi festival, meski dibatasi waktu.
“Kami sudah berkoordinasi bahwa PKL ini bisa masuk dan berjualan di jam yang sudah ditentukan karena mereka memang mendapat space di dalam area,” katanya. “Jadi tetap mengamankan agar mereka tidak keluar dari jalur yang sudah disiapkan dan sebelumnya PKL di sini sudah didata Disbudporapar”.
Selain PKL, potensi gangguan ketertiban umum lain seperti pengamen dan pengemis juga menjadi perhatian serius petugas. Namun di balik komitmen itu, Satpol PP mengakui keterbatasan personel di lapangan, yang mana hanya satu regu diturunkan untuk mengamankan seluruh area Pasar Wadai berdasarkan permintaan EO.
“Pasti kami tertibkan kalau ketemu, Kesulitan ini akan kami koordinasikan lagi dengan pihak EO. Apakah diperlukan penambahan personel untuk bisa menjaga ketertiban seluruh area Pasar Wadai karena kami akui petugas kami satu regu ini kesulitan melakukan pengamanan,” katanya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....