Haul Guru Zuhdi, Magnet Dakwah yang Tak Pernah Padam
- 27 Feb 2026 14:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan memadati kawasan Kubah Guru Zuhdi, belakang Masjid Jami Sungai Jingah, Kamis malam, 26 Februari 2026. Malam ke-9 Ramadan itu menjadi saksi betapa kuatnya pengaruh dan cinta umat kepada Almarhum K.H. Ahmad Zuhdiannoor atau yang lebih dikenal sebagai Guru Zuhdi atau Abah Haji.
Di tengah lautan manusia yang khusyuk, turut hadir Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR. Kehadirannya bukan sekadar formalitas pejabat, tetapi menjadi simbol kedekatan emosional dengan ulama kharismatik yang selama hidupnya dikenal sebagai pelita dakwah warga Kota Seribu Sungai.
Sejak usai salat Isya dan Tarawih berjamaah, lantunan Maulid Habsyi menggema, disusul tahlil dan doa bersama. Suasana haru dan religius menyatu dalam kebersamaan ribuan jamaah yang datang dengan satu tujuan: mengenang dan mendoakan sang guru.
“Magnet dakwah Guru Zuhdi masih terasa, pesan-pesan damai beliau masih melekat di hati masyarakat,” ujar Yamin dengan suara tegas di sela kegiatan.
“Kita bersama-sama hadir mengenang dan mendoakan beliau,” ucapnya lagi.
Haul ke-6 ini bukan sekadar agenda tahunan, namun menjelma menjadi bukti nyata bahwa warisan spiritual Guru Zuhdi tetap hidup, bahkan semakin mengakar. Sosok yang dikenal dengan dakwahnya yang sejuk dan menenangkan itu seakan tak pernah benar-benar pergi dari hati umatnya.
Bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, momentum ini juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara umara dan ulama. Di tengah berbagai tantangan sosial, kebersamaan seperti inilah yang dinilai menjadi fondasi moral masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....