Investor Singapura Tawarkan ‘Zero Waste Plant’, Wali Kota: Kami Kaji Dulu

  • 25 Feb 2026 10:05 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Krisis sampah yang menumpuk hingga 491,6 ton per hari di Kota Banjarmasin kini dilirik investor. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menerima kunjungan CEO Mars Plastic Solution PTE Limited, Keith Bambang Indrawan, di ruang rapat Wali Kota, Selasa siang, 24 Februari 2026.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama pembangunan Zero Waste Material Recovery Plant sebagai solusi komprehensif atas persoalan sampah yang kian mendesak. Keith membeberkan konsep besar yang ditawarkan perusahaannya.

“Pendekatan yang diusung bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi merombak sistem dari hulu ke hilir,” katanya.

“Konsep kami mencakup pengurangan sampah dari sumber, optimalisasi pemilahan, serta pengolahan sampah secara terpadu. Sampah organik akan diolah menjadi kompos, sementara residu tertentu diproses menggunakan teknologi pirolisis agar menghasilkan produk bernilai guna,” ujarnya, menambahkan.

Teknologi pirolisis yang dimaksud diklaim mampu mengubah sampah residu menjadi material atau energi alternatif, sehingga beban TPA bisa ditekan signifikan. Jika terealisasi, proyek ini berpotensi menjadi lompatan besar dalam tata kelola persampahan kota.

Dalam rencana tersebut, Mars akan menggandeng PT Benli Indonesia sebagai penyedia peralatan. Perusahaan nasional itu dikenal bergerak di bidang produksi alat kebersihan dan pendukung pengelolaan sampah.

Program ini disebut sejalan dengan visi keberlanjutan Mars bertajuk Green & Sustainable Future Together, yang diklaim sebagai komitmen jangka panjang menghadirkan dampak lingkungan melalui inovasi dan praktik bisnis berkelanjutan. Namun, Wali Kota Yamin tak serta-merta memberi lampu hijau dan akan mengkaji seluruh tawaran itu secara mendalam sebelum diputuskan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pemaparan dari pihak Mars,” ujarnya.

“Apa yang disampaikan akan kami kaji lebih lanjut, terutama terkait kesesuaian dengan kebutuhan dan kondisi pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin,” ucapnya, lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....